"Alhamdulillha, dari hasil pantauan kita di lapangan, sudah banyak rumah yang sebelumnya masuk dalam RTLH (Rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni,red), kini menjadi rumah layak huni (RLH). Bahkan ada juga yang menggunakan asbes sebagai atapnya ketimbang daun rumbia atau seng. Ya bisa dibilang untuk KKA sudah berhasil dan sukses. Meski ada juga yang belum di perbaiki karena menunggu giliran," ujar Wakil Bupati Kepulauan Anambas, Abdul Haris usai meninjau langsung sejumah rumah yang masuk dalam program RTLH tahun 2012 dan 2013 di Letung, Kecamatan Jemaja, Rabu (10/4).
Bahkan, beberapa bangunan yang telah direhab tersebut, memiliki model dan kateristik sebuah bangunan modern. Mulai berdindingkan papan hingga batako dan semenisasi.
Selain itu, ada juga beberapa rumah yang dibangun diatas pelantar, telah membuat tiang pancang berbahan beton guna mencegah terjadinya terjangan ombak dan sebagainya.
Pemkab Anambas, lanjut Abdul Haris, selalu berkeinginan agar program ini bisa lancar dan berhasil sehingga dampaknya bisa sangat dirasakan masyarakat. Terlebih lagi bagi mereka yang belum memiliki rumah yang tidak layak.
"Kita sangat berambisi program ini sukses dan berhasil, makanya kita sangat serius dalam melakukan pengawalan hingga pemantauan akan pembangunan RTLH. Karena bantuan tersebut, sangat besar manfaatnya dan terbilang nyata bagi masyarakat. Meski program ini masih dilaksanakan menggunakan dana sharing dengan perbandingan 1:2 dengan Pemerintah Provinsi Kepri," ungkapnya.
Keberhasilan RTLH ini, tidak lepas dari adanya koordinasi yang baik antara semua instansi yang terkait dengan kelompok RTLH yang dibentuk di setiap desa. Dan beberapa kendala pelaksanaan RTLH adalah warga yang berada di pulau-pulau. Kemeduian, ketersediaan bahan baku kayu yang sulit untuk didapat warga pulau.
“Namun hal ini sudah dikoordinasikan oleh tim Dinsos dan kecamatan serta kelompok RTLH di desa. Kayunya sudah dipesan tinggal menunggu kedatangan,” ucapnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Sosial KKA, Yendi menyatakan setelah keberhasilan RTLH pad atahun 2002 dan 2013 tek lepas adanya rancangan yang sangt baik. Mulai dari pendataan atau verifikasi, hingga penyaluran dan pemantauannya di tingkat desa hingga kecamatan. Dan untuk tahun 2014 mendatang, pihakya juga telah melakukan perancangan RTLH untuk tahun 2014, meski pada tahun 2013 tengah di proses.
"Tahun 2013 berjalan, sudah dalam tahapan proses pencairan dana, dan sejumlah warga yang berdasarkan data rekap dari kepala desa hingga kecamatan yang kami terima sudah membuka rekening," ucapnya
Ditambahkan, untuk tahun ini 600 RTLH akan mendapatkan bantuan perbaikan, sedangkan pada tahun 2014 mendatang, sudah ada usulan dari kepala desa hingga camat di KKA yang totalnya mencapai 800 rumah di 52 desa dan 2 kelurahan.
- Anambas Gunakan Sistem At Cost
- SP Diusulkan untuk Motor Free Day
- 1.986 Siswa di Anambas Ikuti UN
- Polisi Anambas Segera Razia Knalpot Racing
- BKD Anambas Tunggu Bantahan Masyarakat
- Puluhan Lansia Anambas Ikuti Sosialisasi Pola Hidup Sehat
- Dispenda Anambas Siapkan Prasarana Samsat
- Tunggakan UKM di Anambas Capai Rp12,2 M




