Rabu01092013

Last update12:00:00 AM

Back Andalas Ratusan Buruh di Rohul Bentrok

Ratusan Buruh di Rohul Bentrok

Share

PASIRPANGARAIAN (HK) -Ratusan buruh dari anggota Serikat Pekerja Pertanian dan Perkebunan (SPPP) dan anggota Serikat Pekerja Transportasi Indonesia (SPTI) Rohul terlibat bentrok di PT Aria Rama, Kamis (15/11) pagi sekira pukul 08.30 WIB.

Peristiwa tersebut terjadi terkait konflik berkepanjangan yakni rebutan lahan bongkar muat di PT Aria Rama Tambusai Utara. Sedikitnya 63 anggota SPPP Desa Rantau Sakti Kecamatan Tambusai Utara diperiksa Polisi pasca bentrokan

Kapolres Rohul AKBP Yudi Kurniawan melalui Kapolsek Tambusai Utara AKP Agus Sibarani menemukan anggota SPPP sudah ada disana saat tiba di TKP.

Dikatakan, sekitar 2-3 orang mengalami luka akibat lemparan batu. Para korban ini langsung diselamatkan ke rumah sakit milik PT Torganda. Sementara 63 anggota SPPP Rohul digelandang ke Mapolres Rohul menjalani pemeriksaan.

"Sampai sore ini (kemarin, red), kita baru periksa 14 orang, sekarang sedang istirahat. Diperkirakan bakal ada yang kita tetapkan sebagai tersangka. Sebab di TKP kita menemukan senjata tajam dan senjata soft gun,” ungkapnya.

Dari TKP, Polisi menemukan Posko SPTI sudah rusak, termasuk satu unit mobil Avanza yang belum diketahui siapa pemiliknya turut dirusak. Polisi menemukan unsur mengarah anarkhis, sebab ditemukan sejumlah senjata tajam, soft gun, ketapel, dan senjata lainnya dari TKP.

Adanya informasi bentrokan ini disusupi oknum dari luar, Polisi pisahkan antara anggota SPPP antara yang memiliki surat keanggotaan dengan yang tidak.

Sementara, Kasat Reskrim Polres Rohul AKP Syafrudin Tanjung mengaku selain mengamankan 63 anggota SPPP Rohul, Polisi juga berhasil mengumpulkan senjata berbahaya yang digunakan pada bentrok tersebut, seperti 34 buah tojok, 21 bambu runcing, 8 kayu, 1 tombak, 9 parang, 1 keris, 1 parang, 1 bar sinswa, 2 molotov, puluhan batu, 4 plastik berisi air cabai, 1 barel, dan 63 pakaian pelaku.

“Untuk Sementera kita masih inventarisir, baik pelakunya mau pun senjatanya,” terangnya.

Bentrok di PT Aria Rama Tambusai Utara diduga SPPP Rohul tidak terima dengan putusan Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disosnakertrans) Rohul yang menyerahkan sepenuhnya pekerjaan bongkar muat kepada SPTI Rohul pada mediasi di Kantor LAMR Rohul, Senin lalu (12/11).(yus)