Pembangunan Halte Bus Massal
PADANG (HK) — Pemko Padang tengah mengkebut pengerjaan 4 halte bus massal untuk Koridor I, yang berada di depan PT Asia Biskuit, dekat Asrama Haji, dekat SD Angkasa dan Simpang Tunggul Hitam.
Namun dari pantauan di lapangan, agaknya pembangunan halte dilakukan di atas trotoar jalan yang seharusnya untuk pejalan kaki. Akibatnya para pejalan kaki terpaksa menyingkir bila lewat di sekitarnya. Sementara halte yang dibangun di dekat Simpang Tunggul Hitam, sepertinya dekat sekali dengan rel kereta api.
Kadis Perhubungan Kota Padang, Firdaus Ilyas mengatakan, jika semua telah masuk dalam kajian yang dilakukan Dinas Perhubungan.
“Semua telah kita kaji dan halte tersebut tidak akan membahayakan dan tidak akan mengganggu pejalan kaki. Di Simpang Tunggul hitam ada pemotongan media, yakni jalur hijau digeserkan sedikit,” terangnya.
Sementara Walikota Padang Fauzi Bahar yang ditemui usai penandatanganan MoU dengan investor Hungaria mengatakan, untuk pengaturan halte tersebut memang jangan sampai mengganggu pejalan kaki.
“Halte akan dibangun dengan pengkajian terlebih dahulu. Kita tidak akan membahayakan pengguna bus nantinya dan tidak pula mengganggu pejalan kaki. Halte itu sendiri kan posisinya berada pada ketinggian. Jadi kendaraan yang lain tidak bisa berhenti sembarangan saja di sana, khusus untuk bus tersebut,” katanya.
Bantuan 20 unit bus massal tersebut merupakan program Kementerian Perhubungan yang akan menerapkan sistem transportasi bus rapid transportation (BRT) di beberapa kota. BRT atau biasa dikenal dengan busway dianggap cukup sukses menjadi salah satu jawaban untuk mengurangi kemacetan di kota-kota besar. Namun untuk ukuran kota Padang, sistem yang dipakai bukanlah seperti busway tetapi bus rail.
Dukungan Swasta
Bus massal itu diperkirakan tiba di Padang akhir Juni 2013. Untuk mengoperasikannya dibutuhkan 56 halte. Saat ini Dinas Perhubu¬ngan Kota Padang sedang melakukan pembangunan 4 halte pada Koridor I arah Tabing yang ditargetkan selesai akhir tahun 2012. Halte dibangun arah timur di depan PT Asia Biskuit, dekat Asra¬ma Haji, dekat SD Angkasa dan Simpang Tunggul Hitam dengan rute depan Lapangan Imam Bonjol Padang-Jalan Sudirman-Khatib Sulaiman, Jalan Hamka-Adinegoro.
“Koridor I dibutuhkan setidaknya 15 halte ketika bus. Sekarang kita baru membangun 4 halte, tahun depan akan dibangun 5 halte lagi menjelang bulan Juni,” terang Firdaus.
Untuk melengkapi halte ini, dia berharap ada pihak sponsor lain yang membantu pembangunan koridor lainnya. Sedangkan 3 halte akan dibantu Pemprov Sumbar.(sha)
- JK Beri Penghargaan Pemko Padang
- Bupati Inhil Punya Mobdin Mewah di Jakarta
- 7 Anggota DPRD Riau Dicekal
- Bengkalis Dihebohkan Video Mesum Mahasiswa
- Pascademo FKOI, Polisi Terus Pantau Situasi
- Unand dan LPJK Sumbar Gelar Konferensi Internasional
- Mandau Belum Layak Jadi Kabupaten
- BPN dan Basko Kalahkan PT KAI di PT TUN Medan
- Kakanwil Kemenag Sumbar Terperanjat
- Ribuan Massa FKOI Pasbar Demo
- Bentrokan Berdarah di Bireuen, 3 Tewas
- 6 Daerah Belum Capai Target Perekaman e-KTP
- West Sumatera Coorporate Serap Rp1 M
- TNI Bantah Anggotanya Terlibat
- Wartawan Korban TNI AU Dipukuli OTK
- Ratusan Buruh di Rohul Bentrok
- Pariaman Teken MoU Program JKSS
- Pararakan Budaya Minangkabau 2012
- Bagindo Rustam Pimpin Nagari Tiku Limo Jorong
- Dewan Minta Tender Mobeler DPRD Dibatalkan


