Rabu01092013

Last update12:00:00 AM

Back Andalas Ribuan Rumah di Inhu Terendam Banjir

Ribuan Rumah di Inhu Terendam Banjir

Share

RENGAT (hk)- Hujan lebat yang terus mengguyur Indragiri Hulu (Inhu), Riau, membuat debit air Sungai Indragiri dan Sungai Seberida terus naik. Dua hari terakhir ribuan rumah warga terendam. Wilayah yang terendam itu, yakni, Lirik, Lubuk Batu Jaya, Kuala Cenaku dan terparah Batang Gansal. Ribuan warga pun mengungsi.

Banjir yang melanda sejumlah daerah itu ditinjau langsung Komandan Korem 031 Wira Bima, Brigjen TNI Teguh Raharjo bersama Bupati Indragiri Hulu, Yopi Arianto, Selasa (27/11).

Kedatangam Danrem yang didampingi Dantimintel Kapten Bangun dan Kasiter Korem 031 Wira Bima Letkol Manopo itu disambut Komandan Kodim 0203 Inhu, Letkol Arm Surya Darma Damanik yang selanjutnya bersama rombongan Bupati Inhu meninjau lokasi banjir di Kelurahan Pangkalan Kasai, Kecamatan Seberida dan beberapa desa di Kecamatan Batang Gansal.

Letkol Arm Surya Darma Damanik yang juga sebagai Wakil Ketua 1 Satuan Pelaksana Penanggulangan Banjir (Satlak PB) Kabupaten Inhu saat peninjauan banjir itu mengatakan, kehadiran Danrem Brigjen Teguh Raharjo ke Kabupaten Inhu untuk memantau secara langsung kondisi banjir yang melanda beberapa daerah di Kabupaten Inhu yang sudah berlangsung selama tiga pekan terakhir. Selain itu, kunjungan Danrem juga sekaligus mengikuti acara kegiatan penanaman pohon di Kecamatan Lubuk Batu Jaya, Rabu (28/11).

Bupati Inhu, Yopi Arianto, berserta rombongan Danrem dan pejabat Pemkab Inhu melihat secara langsung kondisi banjir yang melanda SMPN 2 Seberida dan SDN 001 Pangkalan Kasai di Kecamatan Seberida. Kepada Plt Camat Seberida, Gandi Hermawan dan Lurah Pangkalan Kasai, M Teguh, Yopi berpesan agar mendata seluruh warga yang terkena musibah banjir dan selanjutnya menyerahkan data tersebut kepada Satlak PB Inhu.

Yopi juga mengingatkan agar tetap waspada kemungkinan adanya banjir susulan. “Saya berharap kepada seluruh unsur pimpinan kecamatan, desa dan kelurahan dapat membantu warga yang terkena musibah banjir dalam mengungsikan jiwa dan barang barangnya,” ujar Yopi

Plt Camat Seberida Gandi Hermawan dikonfirmasi mengatakan, sejak Selasa (27/11) banjir sudah melanda sebanyak lima desa di Kecamatan Seberida yakni, Kelurahan Pangkalan Kasai, Desa Seresam, Beligan, Bandar Padang dan Desa Klesa.

Menurutnya, banjir terparah terjadi di Kelurahan Pangkalan Kasai dan Desa Beligan, dua dua titik tersebut ketinggian air mencapai 1,3 meter dan sempat menggenangi ratusan rumah warga dan beberapa sekolah serta kantor pemerintahan.

Sementara itu, banjir yang terjadi di Kelurahan Pangkalan Kasai yang dikunjungi rombongan Danrem dan Bupati Inhu menurut Lurah Pangkalan Kasai, M Teguh terparah di tiga titik lokasi banjir yakni, sekitar Simpang Tiga SMPN 2 Seberida, Simpang Tiga Aur Kuning dan di Kampung Sawah. Sebelumnya banjir juga melanda Dusun Sei Bangkar Simp PT KAT, namun di daerah itu air sudah mulai surut hanya tinggal beberapa rumah warga yang masih terendam air.

Untuk Kelurahan Pangkalan Kasai sambungnya, sebanyak 2.679 jiwa dari 455 Kepala Keluarga yang rumahnya terendam banjir dan terpaksa mengungsi ke rumah warga lainnya yang tidak terkena banjir. “Kami masih terus memantau kondisi warga dan telah menyediakan tempat pengungsian sementara di Kantor Kelurahan Pangkalan Kasai,“ ujarnya. (eka)