Hal ini dibenarkan Duty Manager Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru, Ibnu Hasan. "Hingga sore tadi pesawat tersebut belum bisa terbang," ujar Ibnu.
Akibat batal terbang, 34 penumpang telantar. Namun, sebagian memilih terbang menggunakan pesawat lain. Tapi, ada juga yang menunda.
Sementara itu, Distric Manager Sky Aviation, Sonny Witjaksono, mengatakan bahwa pihak manajemen memberikan kompensasi penginapan hotel kepada calon penumpang. Hal itu karena pesawat baru bisa diberangkatkan besok.
Namun, dia tetap mempersilakan jika mereka meminta pengembalian tiket untuk naik maskapai lain. "Selain itu, kami berikan kompensasi uang Rp300 ribu. Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan ini," ucapnya.
Ditanya soal penyebab mengapa armada itu gagal terbang, Sonny mengaku tidak mengetahuinya secara jelas mengingat hal itu merupakan masalah teknis. "Soal itu saya tidak tahu. Sifatnya teknis," katanya. (vvn/mio)
Newer news items:
- Selama 2 Tahun, 9 PNS Pemprov Riau Dipecat
- UMK Bengkalis 2013 Rp1.610.000
- Gubernur Buka Bungkus Railbus
- BPBD Agam Kerahkan Perahu Evakuasi
- Nasrul: Dorong Mutu Pendidikan Pessel
- Puluhan Rumah Terendam Banjir
- Pemekaran Pessel Belum Diagendakan
- Agam dan Pasaman Dilanda Banjir
- Sabu Disimpan Dalam Burger
- Pasar Modern Simpang Haru Segera Dibangun
Older news items:
- Libur Panjang, Objek Wisata Pantai Diserbu Pengunjung
- Polda Kerahkan Sniper Amankan Natal - Tahun Baru
- Pondok Pesantren Buya Hamka Diresmikan
- Gedung DPRD Padang Terbakar
- Pengadilan Tipikor Putuskan 43 Perkara
- Banjir Bandang di Solok
- Ambulans Jenazah Terpaksa Didorong
- Solsel Butuh Pendamping BPK
- Perbaikan Rumput Stadion Utama Telan Rp5 M
- Warga Kapa Minta Ketua LKAN Mundur


