Kamis01172013

Last update12:00:00 AM

Back Andalas Pemekaran Pessel Belum Diagendakan

Pemekaran Pessel Belum Diagendakan

Share

PADANG (HK)— Aspirasi pembentukan Kabupaten Renah Indojati harus dipendam sementara waktu, karena hingga kini belum masuk dalam Program Legislasi Nasional (Prolegnas) DPR RI tahun 2013. Pembahasan pemekaran daerah ditunda karena sedang memasuki masa reses.

"Kini semua wakil rakyat di Senayan dalam masa reses. Baru tanggal 13 Januari nanti masuk kantor. Ya kita harap begitu masuk, usulan dari Pessel dibahas oleh anggota parlemen," kata Ketua Komite I DPD RI, asal pemilihan Sumbar, Alirman Sori kemarin.

Sebelumnya, senator asal Sumbar itu menyebutkan ada 33 daerah otonomi baru (DOB) tahun 2013. Salah satunya pemekaran Pessel menjadi DOB Renah Indojati.

"Yang sudah masuk dalam Prolegnas hanya 7 DOB," kata Alirman Sori.

Tujuh DOB itu adalah daerah perbatasan seperti di Kalimantan, Papua dan Sulawesi.

Secara persyaratan, kata Alirman, usulan DOB Renah Indojati sudah terpenuhi. Dari pe­nilaian, Pessel sebagai daerah induk terhitung sangat mampu, sementara Renah Indojati sebagai kabupaten baru dikategorikan mampu.

"Ini perlu didorong bagai­mana agar DOB ini bisa masuk dalam Prolegnas 2013 sehingga proses pemekaran berlanjut hingga pengesahan," katanya.

Proses DOB merupakan pembahasan segitiga antara pemerintah, DPR dan DPD. Karena itu, dituntut proaktif pihak terkait, termasuk anggota DPR dan DPD asal Sumbar.

Ia menilai, niat baik pemerintah daerah, baik Pemkab maupun Pemprov dan DPRD dalam memperjuangkan pe­me­karan sangat baik.

Anggota Komisi I DPRD Sumbar, Arkadius menyebutkan, upaya DOB Renah Indo Jati sudah diserahkan Pemprov dan DPRD ke Mendagri. "Tinggal bagaimana lanjutannya, di tangan kemen­terian tersebut," katanya.

Secara nasional, ada 67 DOB yang diusulkan selama 2012. Setengahnya masuk waiting list (daftar tunggu).

"Nah, apakah Renah Indojati termasuk DOB yang akan dibahas DPR atau masuk daftar tunggu, itu yang belum diketahui hingga kini. Kalau saya berharap, DOB Renah Indojati masuk pada daerah yang akan dibahas,” kata Arkadius. (pdk)


Newer news items:
Older news items: