Semakin menjamurnya aksi prostitusi tersebut diduga akibat vakumnya kegiatan Satuan Polisi Pamong Praja Satpol PP yang sempat beberapa waktu yang lalu langsung dibawah komando Sekretaris Camat dalam bergerak menanggapi laporan masyarakat.
Kepala Satpol PP Kecamatan Mandau, Syamsul Alam saat dikonfirmasi terkait semakin menjamurnya prostitusi tersebut berjanji akan secepatnya menertibkan praktek penyakit masyarakat itu.
"Secepatnya kita akan turun ke lapangan, terlebih dahulu kita akan bicarakan permasalahan ini. Sebentar lagi saya akan menghadap Sekcam," janjinya.
Dari pantauan di lapangan, di sepanjang jalur lintas Duri-Dumai kini dipenuhi puluhan bahkan ratusan warung remang-remang yang menjajakan wanita penghibur serta minuman keras dengan kadar alkohol di atas 20 persen. Tidak hanya itu, alunan musik yang memekakkan telinga juga bersahutan dari satu warung ke warung lainnya.(rtk)
- Payakumbuh Punya Pokja Pendidikan Inklusif
- 2013, Pemkab Inhu Beli Mobnas Rp5 Miliar
- PNS Bengkalis Dilarang Merokok di Tempat Kerja
- Penduduk Miskin di Riau 9 Ribu Jiwa
- Abrasi Pantai Selayang Pandang Mencemaskan
- Polres Bengkalis Gerebek 5 Sawmill Ilegal
- Anggaran Jembatan Siak IV di APBD 2013
- Dua Senator Sumbar Disambut Antusias
- ILUNI SPG Painan Siap Majukan Pessel
- Pemkab Agam Serahkan Bantuan Palestina
- Selama 2 Tahun, 9 PNS Pemprov Riau Dipecat
- Rusli Zainal Sidak Kehadiran Pegawai
- Antisipasi DBD, Dinkes Agam Lakukan Fogging
- KM Gambolo Layani Padang-Mentawai
- BPBD Agam Kerahkan Perahu Evakuasi
- Gubernur Buka Bungkus Railbus


