Gubernur Lampung Sjachroedin ZP di Lampung menyampaikan, setelah Batavia sebagai satu-satunya maskapai yang menghubungkan Lampung-Batam dinyatakan pailit, pihaknya langsung menghubungi manajemen Sky Aviation untuk mengambil rute tersebut.
"Pada saat Batavia pailit, saya langsung menelpon ke Sky Aviation untuk segera membuka rute di Lampung. Dan pada saat itu juga saya minta Kadis Perhubungan untuk mengirim surat ke Sky karena dari Sky minta surat," terangnya di ruang khusus bandara Raden Intan II Bandar Lampung, kemarin.
Tindakan cepat tersebut dilakukan, menurutnya, agar tidak terjadi kekosongan penerbangan yang menghubungkan Lampung dengan Batam.
"Hari ini saya sangat berbahagia dan bangga Sky Aviation telah hadir ke Lampung untuk mengisi kekosongan selama ini. Pada penerbangan perdana ini juga saya akan langsung ikut terbang ke Batam. Baru sekali ini saya ikut penerbangan perdana," pungkasnya.
Selain itu juga, ke depannya ia meminta kepada Sky Aviation untuk menambah jadwal penerbangan khusunya pada hari Minggu. Menurutnya, hal tersebut untuk mengakomodir pegawai-pegawai yang berada di Lampung dapat berlibur ke Batam.
"Kenapa minta tambahan Minggu, karena pegawai Sabtu dan Minggu libur. Jadi Jumat terbang ke Batam, minggunya bisa pulang lagi," pungkasnya. Selain rute Lampung-Batam, Gubernur Lampung juga meminta Sky Aviation menambah rute dari Lampung ke kota lainnya, seperti ke Yogyakarta dan kota-kota lainnya.
Gubernur Lampung ini menyampaikan, dengan dibukanya rute tersebut akan membuka pintu pertumbuhan perekonomian di Lampung, salah satunya sektor pariwisata. Wisatawan mancanegara dari sejumlah negara seperti Singapura dan Malaysia yang berkunjung ke Batam bisa langsung melanjutkan penerbangan ke Lampung.
"Rute ini membuka pariwisata di Lampung. Tidak mustahil wisatawan dari Singapura dan Malaysia bisa datang ke Lampung melalui Batam. Karena trasportasinya semakin mudah," terangnya.
Serta sektor ekonomi lainya yang dapat dikembangkan dengan dibukanya penerbangan ini adalah penjualan gula, yang mana diketahui Lampung merupakan penghasil gula serta udang.
"Lampung penghasil gula dan udang, tentunya dengan adanya trasportasi ini bisa semakin mempermudah pemasaran ke Batam bahkan ke Singapura dan Malaysia. Termasuk keripik-keripik yang dihasilkan di Lampung," terangnya.
Director Sky Aviation Alamsyah menyampaikan, satu tahun yang lalu Sky Aviation sudah pernah melayani rute Lampung-Bandung mempergunakan pesawat Foker, tapi kali ini datang dengan mempergunakan Boeing 737-300.
"Kedepannya bukan saja dengan Boeing tapi juga dengan pesawat baru kita yaitu Sukhoi yang tekonologinya lebih canggih lagi,"terangnya di Lampung.
Adapun pejabat yang ikut dalam penerbangan perdana Batam-Lampung, Kepala Dinas Perhubungan Kepri Muramis, Director Sky Aviation Alamsyah, General Manager Marketing Sky Aviation Sutito Zainudin, Area Manager Regional Sumatra Sky Aviation Kholil Wahyudi, Distric Manager Batam Michael R. Prins serta perwakilan pejabat dari Bandara Hang Nadim, Batam. Sementara, dari Lampung-Batam diikuti Gubernur Bandar Lampung yang merasakan kenyamanan dan fasilitas servis Sky Aviation dalam penerbangan tersebut.
Dalam penerbangan perdana ini Sky Aviation juga memberikan tiket PP kepada penumpang yang beruntung, dengan cara mengundi. (jua)
- KPK Pindahkan 7 Anggota DPRD Riau Tersangka Suap PON
- Belasan Hektar Kebun Sawit Mati
- Sidang Suap PON Riau, Lukman Abbas Divonis 5,5 Tahun
- KPK Telusuri Aset Gubernur Riau ke Luar Negeri
- Gedung Pemuda Bengkalis Mubazir
- TNI-Polisi Bentrok
- Mapolres Oku Dibakar, 16 Tahanan Kabur
- Harga Bahan Makanan di Pekanbaru Melonjak


