ROHIL (HK)- Seluas 15 hektar kebun kelapa sawit milik 17 kepala keluarga (KK) di Dusun Sungai Geringging Desa Tangun Kecamatan Bangunpurba, Kabupaten Rokan Hulu diracun orang tidak dikenal (OTK). Masyarakat mengaku mengalami kerugian mencapai miliaran rupiah.
Ribuan tanaman kelapa sawit yang mati berada di areal perbatasan antara perkebunan masyarakat dengan hutan produksi tanaman akasia milik PT Sumatera Silva Lestari (SSL). Masyarakat menduga, PT SSL yang meracuni 15 hektar tanaman kelapa sawit.
Pengakuan sejumlah pemilik lahan, sebenarnya luas kebun kelapa sawit milik 17 KK seluas 35 hektar, tapi OTK itu baru meracun ribuan tanaman kelapa sawit di lahan 15 hektar yang telah berusia antara 2-8 tahun.
Diduga, tanaman kelapa sawit milik warga mati kering akibat diracun OTK dari oknum PT SSL yang menggunakan minyak solar yang sengaja disiramkan ke pucuk daun muda atau umbut pohon kelapa sawit. Warga tidak tahu pasti kapan tanaman diracun, tapi diperkirakan kejadian nya sepekan lalu.
Salomok Nasution, salah seorang korban yang ditemui di lokasi mengaku kesal dengan ulah OTK yang telah meracuni ribuan tanaman kelapa sawit warga sehingga mengancam mata pencarian 17 KK setempat.
"Kebun kelapa sawit saya dua hektar. Sekarang sudah berusia delapan tahun dan sedang produksi, tapi sekarang semuanya mati karena diracun pucuknya. Diperkirakan, kerugian yang kami alami satu miliar rupiah lebih. Saya sendiri rugi Rp150 juta rupiah (Rp75 juta per hektar-red)," kata Salomok, Kamis (14/3).(rtk)
- Lagi, Pipa Minyak Mentah Chevron Dibobol Maling
- Kekayaan Rusli Zainal Rp 8 M
- Hari Bahagia Zico Basko
- Anggota DPRD Riau Meneteskan Air Mata
- Sidang Suap PON Riau, Lukman Abbas Divonis 5,5 Tahun
- KPK Telusuri Aset Gubernur Riau ke Luar Negeri
- Batam-Lampung Semakin Dekat
- Ketua DPD RI Siap Buka Raker IKMR



