Jumat07082016

Last update05:00:00 AM

Back Andalas Polisi Tangkap Suami Istri Bandar Narkoba

Polisi Tangkap Suami Istri Bandar Narkoba

SEBERIDA (HK) -Pasangan suami istri Z ( 29) dan Y (38) warga jalan Kulim Delapan Simpang Kasus Belilas, Kecamatan Seberida di tangkap Polisi karena kedapatan memiliki narkoba jenis sabu- sabu. Penangkapan terhadap suami istri tersebut di pimpin langsung oleh Kasat Reserse Narkoba Polres Inhu AKP Akay Fahli Rabu (12/2) sekitar pukul 03.30 WIB di Tempat Kejadian Perkara (TKP) di rumahnya jalan Kulim Delapan/Simpang kasus Belilas Kecamatan Seberida.
Kapolres Inhu AKBP Aris Prasetyo Indaryanto SIk MSi melalui Kasat Reserse Narkoba Polres Inhu AKP Akay Fahli dan Kasubag Humas Polres Inhu, Ipda Yarmen Djambak saat dikomfirmasi di ruang kerjanya, Rabu ( 12/2) mengatakan, hasil penangkapan tersangka bermula dari informasi masyarakat setempat bahwa akan ada transaksi narkotika jenis sabu- sabu.

"Begitu imformasi ini kita terima kita langsung lakukan pengecekan ke TKP, namun karena jarak Rengat dengan Belilas agak jauh sekitar 20 Km , maka pihak kami dibantu anggota Kasat Intel Polsek Seberida yang dipimpin langsung oleh Aiptu H Simanjuntak menuju ke TKP dimana saat itu istri Zahidir ini sedang menunggu pembeli untuk transaksi Sabu sabu. Begitu tiba di lokasi anggota dan kasat intel sudah siaga untuk penangkapan," sebutnya

Dijelaskan perwira yang baru naik pangkat ini, Barang Bukti ( BB ) berupa 26 Bungkus pipit sabu, satu bungkus plastik bening isi sabu lagi, perangkat isap sabu sabu, 6 buah korek api dan 5 kaca pirek. Suami istri ditangkap ini di kediaman rumahnya, dan ketika dikembangkan penggeledahan dirumah masih dijumpai satu paket sabu di balik spanduk yang di sembunyikan di balik baleho dalam rumahnya. Penangkapan suami istri ini tidak ada perlawanan dan langsung dini hari tersangka digelandang ke Mapolres Inhu guna untuk penyidikan lebih lanjut.

Ditambahkan Kasat, penyimpanan sabu ini cukup rapih karena di simpan di kursi kecil (bangku kecil) tempat duduk di dapur atau untuk duduk ketika cuci piring atau cuci baju (dingklik kata orang jawa, red). (hmg)

Share