Senin12212015

Last update12:00:00 AM

Back Andalas Jelang Pilkada Sumbar

Jelang Pilkada Sumbar

Muslim Kasim Ziarah Kubur

PADANG (HK)- Muslim Kasim (MK) pribadi yang santun. Ia paham benar, hidup dunia dan akhirat adalah soal restu kedua orangtua. Doa orangtua kepada anaknya, tiada batas, langsung dijabah Allah. Orang-orang yang senantiasa dalam kemenangan dunia dan akhirat adalah orang-orang selalu mengasihi dan menyayangi orangtuanya sepanjang masa.

Bersama sang istri tercinta, Hj Ida Muslim Kasim dan didampingi pemuka masyarakat Abdulgani, politisi H Masful, wartawan dan budayawan Pinto Janir, tokoh pemuda dan olahraga Sumatera Barat Agusmardi , MK melakukan ziarah ke makam kedua orangtuanya dan makam mertua di dua pandam pekuburan Gadur dan Paritmalintang, Senin ( 7/12) sore.

MK adalah anak dari pasangan Alm Hj Siti Zaleha Binti Labay dan Alm H Abu Kasim Bin M Yunus . Seorang MK, besar dalam didikan surau. Ia pribadi yang taat dan sayang pada kedua orangtua. Kehidupan MK adalah kehidupan yang terajar sejak dini berlaku disiplin. Sejak masa bocah bila pulang sekolah, karena kasih dan sayang kepada orangtua, ia sempat membantu sang ayah menggalas di kedai mereka di tengah pasar.

MK, sosok yang penurut kepada kedua orangtua. Ia adalah sulung yang menjadi teladan bagi para adik-adiknya. MK, sang ‘abang’ yang disayang itu memang sangat dekat dengan kedua orangtuanya. “Restu orangtua adalah jaminan untuk sukses hidup. Bila ingin berhasil dalam hidup, jangan pernah lukai hati orangtua. Kalau hati orangtua cidera, niscaya, pintu rezeki akan sempit. Salah satu yang membuat hidup tidak tentram adalah ketika kita membuat susah hati orangtua. Senangkan kedua orangtuamu, niscaya hidupmu akan damai dalam nikmat Illahi,” ujar MK seusai berdoa di samping kubur sang ayah dan bunda.

“Bahagialah orang yang masih memiliki kedua orangtuanya. Senangkanlah hati beliau sebisa kita, supaya kelak tiada sesal ketika mereka tiada. Bila orang tua telah tiada, kirimkanlah doa tiap usai salat kita,” kata MK seraya menganalogikan pepatah “Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai jasa pahlawannya ” dengan “Anak yang besar (sukses) karena ia menyantuni dan memuliakan kedua orangtuanya sampai ajal menjemput mereka dan mendoakan mereka supaya dilapangkan kuburnya,” kata MK sosok yang dikenal relijius, ramah dan sangat responsif terhadap persoalan sosial dan senantiasa berpikir dan berbuat bagi kesejahteraan untuk orang banyak dalam memajukan nagari tacinto.

Seusai ziarah ke makam kedua orangtuanya, MK yang senantiasa didampingi sang istri terkasih, melanjutkan ziarah ke makam sang mertua Hj Siti Saadah Binti Syeh Ismail Kiambang. (h)



Share