TANJUNGUMA (HK)- Sebagai upaya mengurangi angka kecelakaan lalu lintas (laka lantas) yang kerap terjadi karena balapan liar, Persatuan Pemuda Tempatan (Perpat) dari PT Aker Solutions membantu pembuatan polisi tidur di Jalan Bukit Indah Tanjunguma.
Ada empat titik polisi tidur akan dibuat berjajar di jalan tersebut atau lebih dikenal dengan tempat nongkrong anak muda di akhir pekan. Dimana kelima polisi tidur tersebut dibuat dengan jarak 50 meter antara satu dengan lainya.
"Kami prihatin dengan sejumlah laka lantas di tempat ini. Untuk kami membantu pemuda setempat membuat polisi tidur untuk mengurangi kecelakaan," ujar Penasehat Perpat PT Aker Solution, Yurisman Nasution di Tanjunguma, Sabtu (1/9) lalu.
Lebih lanjut disampaikan, bahwa hampir setiap saat pengendra motor, terutama anak-anak muda menggeber kendaraannya dengan kencang di jalan tersebut. Padahal jalan puncak bukit itu sering ramai pengunjung yang ingin melihat-lihat panaroma Singapura dari kejauhan.
Untuk itulah, ia bersama teman-temannya memfasilitasi pemuda setempat dalam pembuatan polisi tidur. Sehingga tidak ada lagi nantinya bagi pengendara sepeda motor yang melaju kencang di tengah pengunjung yang menikmati pemandangan dari salah satu tempat tertinggi di Batam ini.
Hal senada disampaikan Ketua Perpat Lubuk Baja, Muhammad Nur. Menurutnya, ide pembuatan polisi tidur di tempat tersebut bukan semata-mata karena seringnya pengendara motor melaju dengan kencang, tapi terkadang sering ada balapan liar dan tidak jarang berakhir kecelakaan.
"Ini juga didasari sering adanya balapan liar," ungkap pria yang akrap disapa Inong ini.
Ketua Ranting Perpat Tanjunguma Asmi menambahkan pemasangan polisi tidur ini akan dilakukan secepatnya. Sejak diterimanya bantuan dari Perpat Aker Solutions, mereka akan langung belanja material.
"Minggu (2/9) kita mulai pengerjaannya," kata pemuda tempatan ini.
Mujianto, masyarakat setempat menyambut positif pembuatan polisi tidur di tempat yang rawan itu. Apalagi menurutnya baru beberapa hari lalu terjadi laka lantas di tempat eksotik tersebut.
"Kami mendukung, karena memang di sini motor sangat laju dan sering terjadi kecelakaan," pungkas. (ays)
Newer news items:
- Wisata Bahari Kepri Dilirik Singapura
- Reklamasi PT MAI Resahkan Warga
- Pengembangan Dermaga Batu Ampar Tunggu Material
- Empat Fraksi Tolak Raperda BUP
- Halal Bihalal Pengcab Forki Batam
- 2 Kapal Pengangkut Batu Bara Diresmikan
- Reklamasi di Batumerah Meresahkan
- 365 JCH Batam Lunas ONH
- September, Jatuh Tempo Retribusi Menara Telekomunikasi
- Pengembalian Dana Bergulir Capai Rp1,7 Miliar
Older news items:
- Nelayan RI Disiksa Aparat Malaysia
- TNI Bersihkan Tanjunguma
- FPK Gelar Jalan Santai dan Malam Kesenian
- 825 KK Warga Sei Harapan Terima Raskin Tiap Bulan
- Disparbud Panggil Pemilik Gelper Terindikasi Judi
- Korban Kebakaran Seraya Disarankan Pindah
- Total Mesin Disegel Jadi 170 Unit
- Penebusan Emas Capai Rp21 Miliar
- Selama Ramadhan di Kepri, Permintaan Uang Rp1,27 T
- 10 Kandidat Berebut Kursi Kadin Batam


