Kamis01032013

Last update12:00:00 AM

Back Batam Pengerukan Kolam Lele Minta Dihentikan

Pengerukan Kolam Lele Minta Dihentikan

Share

BATAM (HK)- Warga pemukiman rumah liar (ruli) Kampung Harapan RT02/RW03, kelurahan Tanjung Uncang, Batuaji meminta agar, kegiatan pengerukan kolam lele yang dilakukan oleh warga disekitarnya untuk segera berhenti. Akibat aktifitas tersebut, telah menelan korban bernama Raka Agung Pamungkas (3), setelah terpeleset ke dalam kolam bekas pengerukan.

Peristiwa itu terjadi pada, Rabu (20/12) sekitar pukul 12.00 WIB. Saat itu kedua orang tua korban, Anggi dan Lisnurhayati sedang mengerjakan pengerukan kolam lele tersebut. Hanya saja, keduanya tidak tahu anaknya tercebur ke dalam kolam. Ketika ditemukan, sang buah hatinya ditemukan sudah tak bernyawa lagi.

Tewasnya Raka di dalam galian kolam tersebut, membuat warga lainnya merasa kesal dan sangat menyayangkan aktifitas pengerokan kolam dengan menggunakan alat berat itu. Sebab, di sekitar galian tersebut tidak ada pembatas sebagai pengamanan.

Demikian diutarakan Agung, salah satu warga setempat. Menurutnya, peristiwa tewasnya Raka itu, akan menjadi pelajaran bagi pihak-pihak yang terus melakukan aktifitas pengerukan kolam tersebut. Guna menghindari kejadian serupa pada anak-anak lainnya, pihaknya meminta agar kegiatan tersebut segera dihentikan.

"Kita minta agar kegiatan itu dihentikan. Karena kita tak mau ada korban berikutnya, gara-gara aktifitas pengerukan kolam untuk pelihara lele itu," kata Agung, Kamis (20/12).

Pantauan Haluan Kepri di rumah duka, kedua orang tua korban maupun keluarga lainnya tampak terpukul atas peristiwa tersebut. Bahkan mereka seakan tak percaya akan peristiwa yang merenggut nyawa Raka, hingga selama-lamanya. Mereka enggan memberikan komentar, terkait kejadian menimpa putra mereka itu.(cw71)