“ Saya diperkosa oleh teman saya Pak, saya tidak mau, tapi terus dipaksa. Kejadiannya tadi malam,” kata Nl, di hadapan anggota Polsek Batuaji, kemarin.
Kepada petugas, wanita yang mengenakan baju putih itu menuturkan, malam sebelum kejadian dia diajak teman lamanya Nn jalan-jalan di sekiling pasar Aviari sambil makan malam. Dia juga menyatakan kalau suaminya sudah lama pergi ke Malaysia dan sudah lama tidak pulang.
" Nn juga teman lama suami saya, jadi saya mau saja diajak pergi jalan hingga ke rumahnya Pemda II Batuaji. Tapi tau-taunya begini kejadiannya," kata Ni.
Ia mengatakan menjelang subuh keduanya masih terlibat obrolan lepas di suatu tempat makan malam. Bahkan, suasana malam pun semakin sunyi. Niat Nn untuk memperkosannya pun muncul. Nn mulai menggoda dengan nada rayuan ke Ni.
“ Saya dipaksa untuk melakukan hubungan badan. Padahal saya sudah bilang saya punya suami, bahkan dia pernah kenalkan kepada Nn,” katanya.
Karena tidak terima diperkosa oleh Nn, ia akhirnya memutuskan melapor ke Polsek Batuaji. Namun sayang, keterangannya itu tak disertai dengan bukti yang kuat.
Anggota polsek batuaji yang tidak menyebutkan namanya menyarankan, bukan tidak mau membuat laporan Ni itu, tetapi tidak ada bukti kuat untuk melaporkan kasus itu. Makanya kita sarankan untuk membuat visum ke rumah sakit kemudian melaporkan balik ke polisi.
" Bagaimana cara membuat laporan, buktinya saja tidak ada. kalau hanya mengadu saja tidak akurat laporannya. Pihak kita tetap proses tapi tunggu ada buktinya, Namun sampai siang ini, Ni tak kunjung datang lagi ke Mapolsek Batuaji," terangnya anggota Polsek itu. (cw71)
- Ekosistem Laut Kepri Makin Kritis
- Rayakan Natal, FGBMFI Kepri Bagi Sembako
- Mahasiswa Harus Berpikir Jadi Wirausaha Muda
- Petenis Jakarta Juara Piala Gubernur Kepri
- Rawan Longsor, Warga Ancam Demo Asher
- Korban RK Mobil Terus Bertambah
- Wako: Banggalah Jadi Orang Batam
- Pengerukan Kolam Lele Minta Dihentikan




