Senin12312012

Last update12:00:00 AM

Back Batam UMK Naik, Anggaran DKP Bertambah

UMK Naik, Anggaran DKP Bertambah

Share

BATAM CENTRE (HK) - Kenaikan Upah Minimum Kota (UMK) Batam 2013 yang sudah ditetapkan Gubernur Kepri, HM Sani, Rp2.040 juta berdampak pada anggaran Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP).

Anggaran DKP tahun 2013 hampir mencapai Rp5 miliar. Sebab, rasionalisasi anggaran yang dilakukan DKP tidak terkait pembayaran tenaga honorer.

" Saat ini ada sekitar 582 orang honorer petugas kebersihan, yang akan mengalami kenaikan honor, mengikuti UMK," ujar Kadis DKP Batam, Suleman Nababan, Jumat (21/12).

Ia mengatakan, angka tersebut belum termasuk petugas taman di Batam. Kenaikan atau pembengkakan terjadi karena selisih honor petugas kebersihan yang sesuai UMK 2012 ke tahun 2013. Dimana besarnnya naik sekitar Rp600-an ribu.

Kenaikan itu juga belum termasuk dengan transportasi petugas kebersihan dan petugas pemungut retribusi sampah sebesar Rp6 ribu per hari.

" Biaya bensin petugas pemungut retribusi lebih besar dibanding petugas kebersihan. Tapi sementara nilainya belum naik, yang naik hanya honor menyesuaikan UMK," katanya.

Kenaikan tersebut, termasuk kenaikan biaya asuransi Jamsostek, yang naik sesuai dengan perjanjian kerjasama. Dimana, Jamsostek diakui dibayarkan Dinas Kebersihan kepada petugas, diluar upah atau honor.

Disinggung mengenai apakah akan ada penambahan tenaga honorer, ia menjelaskan untuk saat ini atau tahun depan, belum ada. Penyebabnya, selain karena keterbatasan anggaran, volume sampah di Batam juga mengalami penurunan dibanding tahun lalu.

" Saat ini volume sampah malah turun. Sekarang perharinya sekitar 650 ton," ujar Suleman. (mnb)