Hal itu dikemukakan Camat Batam Kota Syaiful Bahri, kemarin. Ia mengatakan dalam mendistribusikan e-KTP tidak melalui RT/RW lagi. Sebab, masih banyak warga Batam yang datanya menumpang di tempat orang lain.
" Nanti kita akan minta kembali sidik jari yang bersangkutan untuk memastikan bahwa KTP itu benar miliknya,"terangnya.
Sesuai jadwal yang telah ditetapkan, batas akhir perekaman e-KTP paling lambat Jumat (28/12). Karena itu, tidak heran bila sebelum tanggal tersebut warga berbondong-bondong mendatangi kantor camat untuk mengurus e-KTP.
" Kita lihat dulu kalau masih ramai sampai besok (Jumat -red) kemungkinan akan kita buka pada hari Sabtu dan Minggu juga," terangnya.
Ungkapan senada disampaikan Camat Nongsa John Hendri. Ia menyebutkan, untuk pembagian e-KTP yang telah dicetak dilakukan Januari mendatang. Kapan waktunya akan diinformasikan melalui RT/RW.
" Nanti untuk mengambil e-KTP kita minta kembali sidik jarinya untuk disesuaikan," terangnya.
Berbeda di beberapa kecamatan lain. Warga Batam yang hendak mengurus e-KTP terlihat sepi.
"Untuk selanjutnya apakah akan dilayani di kecamatan kita belum tau. Cobak tanya langsung ke Disdukcapil saja,"terangnya.
Di kecamatan Nongsa, hingga 26 Desember jumlah warga yang melakukan perekaman sebanyak 71 orang sehingga total mencapai 27.865 jiwa atau 76,54 persen. Seluruh upaya untuk mengajak masyarakt melakukan perekaman e-KTP sudah dilakukan secara maksimal. (Jua)
- 2013, Bandara Hangnadim Tambah Sibuk
- BP Batam dan Laskar Ampera Tanam 2 Ribu Pohon
- Nasionalisme Jangan Hanya Sebatas Simbol
- Malam Pergantian Tahun Baru di Batam
- 10 Tahun, Baru Nikmati Jalan Aspal
- Walikota Resmikan Ruangan VVIP RSUD
- Jelang HUT, Kemenag Gelar Berbagai Kegiatan
- Balita Korban Cokelat Kadaluarsa
- 200 Polisi Jaga Pelabuhan Beton
- Warga Protes Bangunan di Row Jalan
- API Satu Section Memajukan Pengusaha Lokal
- Pasca Libur Natal, Kehadiran PNS 90 Persen
- Apindo Tetap Gugat UMK
- Korupsi Dana Hibah KPU Batam
- Hari Natal, Pembesuk Padati Lapas Barelang
- PWI Payakumbuh Kunjungi Haluan Kepri
- Kasus Penipuan Showroom Mobil, Affandi Masuk DPO
- Bangunan King's Kondotel Aman
- Perkembangan Bank Syariah di Kepri Signifikan
- Harga Produk Impor Bakal Naik 100%


