Kamis01032013

Last update12:00:00 AM

Back Batam 200 Polisi Jaga Pelabuhan Beton

200 Polisi Jaga Pelabuhan Beton

Share

Antisipasi Lonjakan Penumpang

BATAM (HK) - Sebanyak 200 personil Polresta Barelang disiagakan di Pelabuhan Beton Sekupang untuk mengatisipasi keributan yang terjadi akibat lonjakan penumpang tujuan Medan.

Selain untuk menghindari kejadian seperti pekan lalu, langkah tersebut ditempuh agar keberangkatan kapal berjalan tepat waktu. Sebab, Sabtu (28/12) ini merupakan puncak arus mudik Natal dan Tahun Baru.

Kepala Cabang PT Pelni Batam Rey Oberlin Manurung mengaku sudah berkoordinasi dengan pihak kepolisian bersiaga di pelabuhan guna mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.

" Sudah kita koordinasikan dari KP3, Polres maupun Adpel, untuk pengawasan besok (hari ini-red). Setidaknya, 200 personil," kata Rey, kemarin.

Dengan jumlah personil sebanyak itu, diharapkan keberangkatan KM Kelud berjalan lancar. Namun demikian, penumpang juga diharapkan untuk koperatif, jangan berebutan dan memaksa masuk, karena dapat membahayakan keselamatan diri sendiri dan orang lain.

" Kita tidak ingin kejadian kemarin terulang lagi lah. Dan kita imbau kepada penumpang nantinya untuk tetap mengantri, jangan sampai terjadi dorong-dorongan," jelas Rey.

Rey sedikit menjelaskan kejadian pekan lalu, yang menyebabkan kapal baru bisa berangkat pada tengah malam atau sekitar pukul 23.30 Wib. Sebabnya, karena pengantar penumpang memaksa masuk hingga ke dalam kapal, ditambah adanya penumpang yang tidak memiliki tiket.

"Kita tidak menyangka seramai itu. Untuk keberangkatan besok, tiket sudah terjual sekitar 2600 itu dari Batam saja. Ya kita harap juga kepada calon penumpang untuk membeli tiket resmi, jangan di calo, karena tidak sesuai nama dengan identitas penumpang," kata Rey.

Tahun Baru di Singapura

Sementara itu Kepala Bagian Umum dan Keungan Bandara Hang Nadim Batam, Suwarso mengatakan dari data yang dimilikinya telah terjadi peningkatan jumlah kedatangan di Bandara Hang Nadim Batam dari sejumlah daerah di Indonesia. Pada umumnya mereka ingin berlibur ke Singapura.

" Kedatangan mereka ke Batam hanya transit sementara, kemudian melanjutkan perjalanan ke Singapura untuk merayakan tahun baru di sana," katanya.

Siwarso menjelaskan peningkatan kedatangan sudah mulai terlihat di Bandara Hang Nadim Batam sejak Rabu dan Kamis. Masyarakat datang lebih awal berangkat ke Singapura, untuk menghindari kepadatan saat menyeberang.

" Kita memperediksi puncak kedatangan Masyarakat yang ingin menyebrang ke Singapuran terjadi Sabtu ini,"terangnya.(jua/mnb)


Newer news items:
Older news items: