"Dalam konteks perjalanan sejarah, peran pemuda selalu diperhitungkan. Semangat kebersamaan antar pemuda harus terbangun, jangan luntur dengan adanya kepentingan-kepentingan," ujarnya.
Handiro menjelaskan, pemuda saat ini harus mampu menunjukkan eksistensi dan peran positifnya bagi pembangunan. Melalui program-program kreatif yang memiliki kebermanfaatan bagi masyarakat. Tidak sebatas turun ke jalan yang terkadang justru merusak citra dan tujuan mulia perjuangan.
"Aksi turun ke jalan merupakan alternatif terakhir diantara upaya-upaya lain yang masih banyak bisa dilakukan pemuda dan mahasiswa. Mari kita menjadi teladan bagi diri sendiri dan orang lain," jelasnya.
Selain Handiro Efriawan, seminar kebangsaan yang digagas Komunitas Merah Putih Provinsi Kepri ini juga menghadirkan Akademisi yang merupakan Dosen Politeknik Negeri Batam, Zaenuddin dan Danrem 033 Wira Pratama, Brigjend TNI Deni K. Irawan.
Sedangkan Zaenudin menyatakan, ketika bicara tentang kebangsaan, kita harus mengetahui isu-isu yang ada di kebangsaan dan apa yang akan dilakukan terhadap isu-isu tersebut. Begitupun alam konteks negara, juga harus mengetahui terkait wilayah, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), lambang negara dan lainnya.
"Kita dijaga oleh empat pilar kebangsaan, yakni Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika," katanya.
Untuk itu, dalam melakukan pendidikan karakter, terdapat beberapa hal penting yang perlu diperhatikan. Yakni sistem agar pendidikan karakter bisa dijalankan secara baik, tidak ad hoc. Kemudian implementasi, baik pendidikan formal dan informal harus dioptimalkan. Jangan sampai pendidikan hanya sekedar hafalan ataupun sekedar mendapatkan ijazah.
"Dibutuhkan pelaksana, pemimpin yang bisa mendobrak untuk mengimplementasikan pendidikan karakter secara tepat," pungkasnya. (jof/r)
Newer news items:
- Senam Haluan Kepri di Ocarina
- 2012, Kasus DBD Meningkat
- Polisi siap Amankan Malam Tahun Baru
- Harga Udang Capai Rp100 Ribu/Kg
- Warga Kampung Suka Damai Dirikan Tenda Setelah Digusur Pengembang
- BP Batam Resgistrasi 39.000 KSB
- Hindari Macet saat Malam Tahun Baru, Satlantas Buka-Tutup Jalan
- BP Batam Nobar Film Habibie-Ainun
Older news items:
- Warga Protes Bangunan di Row Jalan
- 200 Polisi Jaga Pelabuhan Beton
- Balita Korban Cokelat Kadaluarsa
- Jelang HUT, Kemenag Gelar Berbagai Kegiatan
- Walikota Resmikan Ruangan VVIP RSUD
- 10 Tahun, Baru Nikmati Jalan Aspal
- Ketua KPU Batam Gagal Diperiksa
- 2013, Korsel Kaji Jembatan Babin
- Ambil e-KTP Harus Sidik Jari
- Warga Berteriak Histeris


