Sabtu01052013

Last update12:00:00 AM

Back Batam Target e-KTP Tak Tercapai

Target e-KTP Tak Tercapai

Share

Hari Ini Mulai Dibagikan

BATAM (HK) - Penyelesaian perekaman e-KTP yang diberikan Kemendagri kepada Pemko Batam meleset dari yang ditargetkan. Padahal, untuk bisa mencapai target Kemendagri sudah dua kali memberikan perpanjangan waktu yakni 7 November dan 31 Desember 2012.

api kenyataannya, berdasarkan data di Disdukcapil Kota Batam, perekaman e-KTP hingga hari terakhir Senin (31/12), hanya terealisasi 80,76 persen dari jumlah penduduk Batam wajib KTP sebanyak 707.430 jiwa, sementara target yang ingin dicapai sebanyak 85 persen.

Kepala Dinas kependudukan dan catataan Sipil (Disdukcapil) Kota Batam Sadri Khairuddin mengatakan, tercapai tidaknya target e-KTP tergantung masyarakat.

Sebab, tempat-tempat perekamanan e-KTP sudah disediakan di banyak tempat. Tidak hanya di keluarahan, kecamatan, tetapi juga di mal-mal, rumah sakit dan tempat-tempat keramaian lainnya. Bahkan, pelayanan dilakukan hingga larut malam.

" Sebenarnya tidak ada alasan lagi bagi masyarakat tidak melakukan perekaman. Karena, semua tempat sudah ada. Apalagi, syaratnya tinggal bawa KTP aja, semua tempat bisa dilakukan. Jadi, semua tergantung masyarakat,"kata Sadri yang dihubungi belum lama ini.

Sadri beralasan mengapa pihaknya menarget 85 Persen, karena memang banyak ditemukan data penduduk Batam yang tidak ada lagi berada di Batam. Misalnya, ada yang pindah, namun tidak melapor. Kemudian ada juga yang menjadikan Batam hanya sebagai tempat transit. Sehingga, jumlah penduduk wajib KTP terlihat lebih banyak.

Untuk pendistribusian e-KTP yang sudah siap, Kata Sadri akan dilakukan seretak mulai 2 Januari 2013 ini. " e-KTP yang sudah selesai sudah dikirim melalui dua tahap, yakni Oktober dan November. Dengan jumlah total 354.712. Itu akan diserahkan ke masyarakat 2 Januari (hari ini-red) secara serentak," kata Sadri.

Sementara itu, Kabag Humas Pemko Batam Ardiwinata mengatakan, Rabu ini merupakan penyerahan e-KTP yang sudah selesai dan akan diserahkan secara simbolis. Saat pengambilan nanti, kata dia, tidak bisa diwakilkan karena pemegang KTP harus menunjukkan identitas asli kemudian diperlukan pengaktifan e-KTP melalui sidik jari yang bersangkutan.

" Pengambilan langsung dilakukan di kecamatan secara bertahap. Pembagian secara simbolis dilakukan di dua tempat yakni mainland di Batuaji dan kedua di hinterland, Kecamatan Galang. Nanti masyrakat bisa melihat di masing-masing kecamatan apakah sudah selesai apa belum e-KTP nya," kata Ardi.

Ia juga menyebutkan, nantinya KTP SIAK yang berlaku saat ini, akan ditarik dan diganti e-KTP. Proses perekaman sampai pengambilan tidak dipungut biayaapapun.

Disinggung mengenai, apakah masih bisa melakukan perekaman, Ardi menjelaskan, saat ini masih menunggu instruksi dari Kemendagri. Namun demikian, ia mengatakan tetap bisa merekam tapi tidak seperti sebelumnya yang perekaman massal di berbagai tempat dengan waktu bisa dikatakan tidak terbatas.

" Kita masih menunggu bagaimana instruksi kedepannya. Dan saat ini memang masih dibuka, tapi tidak seperti sebelumnya, ada di semua tempat," kata Ardi. (mnb)


Newer news items:
Older news items: