BATAM (HK) - Kadisparbud Kota Batam Yusfa Hendri optimis kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Batam selama tahun 2012 sesuai target yang ditetapkan Pemko Batam.
Perhitungan sementara dari Januari hingga November 2012, total wisman yang berkunjung ke Batam sudah mencapai 1.082.240 jiwa atau kurang 100 ribu dari target 1.200.000 jiwa.
" Kami belum merampungkan perhitungan hingga akhir Desember ini, tapi dari perhitungan sementara kami, optimis tercapai," ujar Yusfa Hendri yang ditemui di sela-sela gladiresik malam pergantian tahun di Engku Putri, Senin (31/12).
Yusfa mengatakan, jika melihat kecenderungannya dari tahun ke tahun, angka kunjungan di bulan Desember selalu lebih tinggi dibandingkan sebelas bulan lainnya. Selama sebelas bulan terakhir, rata-rata kunjungan wisman ke Batam mencapai 100.000 jiwa.
" Bulan Desember biasanya lebih tinggi, sehingga kami yakin betul tercapai," imbuhnya.
Sekedar perbandingan saja, lanjut dia, di Desember 2011 lalu jumlah wisman yang berkunjung ke Batam sebanyak 130.158, sedangkan di Desember 2010 lalu ada 110.148, sementara di Desember 2009 lalu angkanya mencapai 105.037. Dari tiga tahun terakhir jelas terlihat grafiknya yang selalu naik.
Jika melihat kewarganegaraannya, hingga akhir November 2012, wisman asal Singapura masih mencatatkan terbanyak yakni 681.921 orang. Sedangkan di urutan kedua, masih ditempati oleh wisman serumpun yakni dari negeri jiran Malaysia dengan total 142.667 Wisman. Sementara di urutan ketiga dan keempat, masing-masing ditempati oleh Korea Selatan dan Jepang, dengan 79.712 Wisman dan 24.633 Wisman.
" Masih sama seperti tiga tahun terakhir, di mana wisman Singapura yang terbanyak berkunjung ke Batam," ujar Mantan Kabag Humas Pemko Batam ini.
Dari angka kunjungan tersebut, pada tahun 2012 Disparbud Kota Batam dapat menyumbang Rp 75 miliar untuk pendapatan asli daerah (PAD), atau sekitar 25 persen dari PAD Kota Batam di 2012. Dan angka tersebut terbesar disumbang oleh kunjungan wisman.
" Meski buka long time, tapi jumlah kunjungan wisman mampu meningkatkan PAD dari sektor pariwisata," kata Yusfa.
Dimana rata-rata setiap Wisman yang berkunjung ke Batam, selama akhir pekan setiap orang diperkirakan menghabiskan uang sekitar Rp3 juta jika dikurskan ke rupiah sudah berapa pemasukan untuk daerah. (ays)
- PT Glory Point Membangun Tanpa IMB
- Proyek Pagar Terbengkalai, Kontrak Kerja Diputus
- Ribut dengan Istri, Yopan Coba Bunuh Diri
- Batam Tak Masuk Kawasan Impor Seluler
- Said Sabrizal Pimpin FKMNI
- Tongkang Pengangkut BBM Dirompak
- Wako Resmikan Layanan PBB P2
- Kominfo Bangun Tiga Taman Internet
- Row Jalan Mega Legenda Segera Ditertibkan
- Wako Bagikan e-KTP
- BP Batam Nobar Film Habibie-Ainun
- Hindari Macet saat Malam Tahun Baru, Satlantas Buka-Tutup Jalan
- BP Batam Resgistrasi 39.000 KSB
- Warga Kampung Suka Damai Dirikan Tenda Setelah Digusur Pengembang
- Harga Udang Capai Rp100 Ribu/Kg
- Polisi siap Amankan Malam Tahun Baru
- 2012, Kasus DBD Meningkat
- Senam Haluan Kepri di Ocarina
- Malam Pergantian Tahun Baru di Batam
- Nasionalisme Jangan Hanya Sebatas Simbol


