" Pada tahun 2011 lalu tercatat sebanyak 3943 kasus dan pada tahun 2012 ini meningkat menjadi sebanyak 4144 kasus. Terjadi peningkatan kasus sebanyak 201 kasus pada 2012," Kata Kapolda Kepri Brigjen Pol Drs. Yotje Mende, saat ekspos akhir tahun di Mapolda Kepri, kemarin.
Dari total kasus yang tercatat tersebut, kata Kapolda, bahwa setiap 6 jam 6 menit rata-rata setiap hari telah terjadi kejahatan di Kepri ini.
Tahun 2012, untuk kasus yang mengalami penyelesaian hanya 1905 kasus menurun dari tahun 2011 lalu yang mencapai 1928 kasus yang terselesaikan.
Dari total seluruh kasus selama 2012, sebanyak 159 kasus yang murni ditangani oleh Polda Kepri, sedangkan di tahun 2011 silam ada 150 kasus.
Sepanjang 2012, kasus pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) meningkat 12 persen. Dari data yang tercatat di Polda Kepri, sepanjang tahun 2012 adapun kejahatan yang masih mendominan yakni curat, curanmor, curas, kebakaran, pembunuhan, penadahan dan narkoba.
Dan dalam crime index terjadi peningkatan sebanyak 12 persen yang mana pada tahun 2011 sebanyak 1117 kasus menjadi 1247 kasus dan didominasi oleh pencurian sepeda motor.
Untuk kasus curanmor tercatat sebanyak 465 kasus di tahun 2012 dan mengalami peningkatan dibandingkan tahun 2011 lalu yaitu sebanyak 411 kasus, curat pada tahun 2011 sebanyak 249 kasus dan ditahun 2012 meningkat menjadi 295 kasus.
Dan kasus pencabulan dan pemerkosaan sebanyak 17 kasus di 2011 menurun menjadi 12 kasus di tahun 2012, kebakaran di tahun 2011 sebanyak 15 kasus meningkat menjadi 21 kasus di tahun 2012, serta pembunuhan ditahun 2011 lalu tercatat ada sebanyak 11 kasus dan ditahun 2012 menurun menjadi 9 kasus.
Untuk narkoba pada tahun 2011 sebanyak 235 kasus dan di tahun 2012 tercatat 209 kasus, curas di tahun 2011 sebanyak 139 kasus dan 2012 sebanyak 168 kasus, anirat sebanyak 36 kasus di tahun 2011, dan di tahun 2012 sebanyak 62 kasus.
Sedangkan untuk kasus kecelakaan dan pelanggaran lalu lintas tercata 281 kasus di tahun 2011 dan di tahun 2012 sebanyak 377 kasus, dengan korban meninggal dunia pada tahun 2011 sebanyak 149 orang dan 141 orang di tahun 2012, luka berat di tahun 2011 sebanyak 151 orang dan 227 orang di tahun 2012, luka ringan di tahun 2011 sebanyak 170 orang dan 2012 sebanyak 335 orang.
Dari keseluruhan kecelakaan yang terjadi di tahun 2012 diketahui kerugian materi sebanyak Rp1.417.655.000 yang mengalami peningkatan sebanyak Rp326 juta dibandingkan tahun 2011 sebanyak Rp1.091.651.000.
Sedangkan untuk kasus tabrak lari mengalami peningkatan drastis pada tahun 2012 yakni sebanyak 61 kasus yang mana pada 2011 sebanyak 26 kasus. Sementara itu, untuk pelanggaran lalu lintas sepanjang 2011 sebanyak 25.501 dan 2012 sebanyak 18.623 pelanggaran. (Jua)
- PT Glory Point Membangun Tanpa IMB
- Proyek Pagar Terbengkalai, Kontrak Kerja Diputus
- Ribut dengan Istri, Yopan Coba Bunuh Diri
- Batam Tak Masuk Kawasan Impor Seluler
- Said Sabrizal Pimpin FKMNI
- Tongkang Pengangkut BBM Dirompak
- Wako Resmikan Layanan PBB P2
- Kominfo Bangun Tiga Taman Internet
- Row Jalan Mega Legenda Segera Ditertibkan
- Wako Bagikan e-KTP
- BP Batam Nobar Film Habibie-Ainun
- Hindari Macet saat Malam Tahun Baru, Satlantas Buka-Tutup Jalan
- BP Batam Resgistrasi 39.000 KSB
- Warga Kampung Suka Damai Dirikan Tenda Setelah Digusur Pengembang
- Harga Udang Capai Rp100 Ribu/Kg
- Polisi siap Amankan Malam Tahun Baru
- Senam Haluan Kepri di Ocarina
- Malam Pergantian Tahun Baru di Batam
- Nasionalisme Jangan Hanya Sebatas Simbol
- BP Batam dan Laskar Ampera Tanam 2 Ribu Pohon


