Selasa06092015

Last update05:00:00 AM

Back Batam Proyek Pagar Terbengkalai, Kontrak Kerja Diputus

Proyek Pagar Terbengkalai, Kontrak Kerja Diputus

BATAM (HK)- Proyek pagar taman yang dibangun di median jalan oleh PT Saitama mulai dari Simpang Empat Nagoya-Jodoh menuju Penuin,Windsor terbengkalai.

Penyebabnya, kontrak kerjasama yang sudah ditandangani kedua belah pihak diputus oleh Pemko Batam, lantaran hasil kerja tidak sesuai dengan kesepakatan semula.

" Proyek tersebut sudah putus kontrak 31 Desember 2012. Tim sudah turun, baik itu dari DKP, inspektorat dan yang lainya tapi belum juga selesai. " kata Rudi, kemarin.

Mengenai langkah selanjutnya, Rudi mengaku tidak mengetahui persis. Karena, proyek tersebut berada di Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kota Batam, maka mereka yang lebih mengetahui.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Lingga Bandaru Suleman Nababan yang dihubungi melalui telepon selulernya tidak menjawab meskipun terdengar nada masuk.

Ketua Komisi III DPRD Batam Irwansyah membenarkan jika proyek pagar taman sepanjang Nagoya dan Windsor sudah diputus kontrak kerjanya oleh Pemko Batam. Itu karena kontrak kerja yang sudah disepakati tidak sesuai dengan yang dijalankan.

" Sudah diputus kontrak kerja kontaktor tersebut oleh Pemko Batam," kata Irawansyah, Kamis (3/12).

Saat disebutkan bahwa kontraktor masih mengerjakan beberapa bagian dari proyek tersebut, dia menjawab tidak ada gunanya lagi karena batas waktunya sudah selesai. Dan tentunya apa yang dikerjakannya tersebut tidak akan dibayar.

Anggota Komisi III DPRD Kota Batam lainnya Siti Nurlaila menambahkan untuk proyek pembangunan yang mempergunakan anggaran 2012 seburuk-buruknya paling lambat selesainya pada tanggal 31 Desember tidak bisa lebih.

"Kalau ada kontaktor tidak selesai sesuai dengan kontrak tentunya akan di kenakan pinalti dan di blacklis,"teranya.

Siti menyebutkan pihaknya selalu mengevaluasi secara bersama-sama dinas yang menjadi rekanan kerja dilingkungan Pemko Batam terkait dengan sejumlah proyek fisik yang belum selesai dibangun. Namun pada saat ini, terangnya, tidak dilakukan dikarekan terkendala dengan waktu. Dimana pada waktu yang bersamaan juga dilakukan pembahasan anggaran untuk 2013.

Rencananya, hari ini (kemarin) Komisi III DPRD Batam akan melakukan sidak sejumlah proyek fisik yang dibangun oleh dinas yang menjadi mitra kerjanya. Termasuk proyek pagar taman yang kini ramai diperbincangkan. Namun rencana itu batal karena ada sidang paripurna pertama tahun 2013.

Pagar yang dibangun sepanjang 3500 meter itu bertujuan untuk melindungi tanaman yang terdapat di median jalan tersebut. Dana yang dianggarkan untuk pembangunan tersebut sebanyak Rp2 miliar lebih. (jua/mnb)

Share