Danlanal Batam, Kolonel Laut (P) Nurhidayat melalui Pasintel, Mayor Laut (P) Muhamad Abduh mengatakan hal itu kepada wartawan di ruangan kerjanya, kemarin.
"Ya, tidak mungkin solar sebanyak itu akan dijual ke nelayan biasa, kemungkinan mereka pemain besar dan punya jaringan," ujar Abduh.
Namun demikian, untuk memastikan siapa otak dibalik pembajakan ini, pihaknya masih melakukan pengembangan, terutama meminta keterangan dari dua tersangka yang ditangkap sehari setelah kejadian. Kedua tersangka yang ditangkap di Tanjungriau itu saat ini masih diamankan di Mako Lanal Batam.
Kata Abduh, dari hasil penyelidikan sementara seluruh pelaku perompakan merupakan orang Batam.
"Dari keterangan dua pelaku yang sudah kita amankan, semua pelaku adalah orang Batam," katanya.
Namun pihak Lanal mengakui butuh waktu dan juga kerjasama dari berbagai pihak, karena diduga kuat pelaku saat ini bersembunyi di pulau-pulau sekitar Batam yang susah dijangkau.
Abduh mengatakan dari modus operandi para perompak dengan cara membuang korban, diduga kuat pelaku hanya mengincar minyak yang diangkut di tug boat itu. Namun demikian, pihaknya belum mendapatkan penjelasan ke mana ratusan ton BBM tersebut akan dijual.
Keberadaan Pelaku Terlacak
Setelah menangkap dua pelaku, TNI AL kembali berhasil melacak keberadaan satu pelaku lain yang diketahui bersembunyi di salah satu pulau dekat Batam.
"Persembunyian satu pelaku lain sudah kita deteksi keberadaannya, tinggal dilakukan penangkapan saja,"kata Abduh.
Dijelaskannya, perompak tug boat Pelita dan tongkang Olympus ada tujuh pelaku, dua sudah ditangkap dan tinggal lima yang masih dikejar.
Disinggung, apakah sindikat ini merupakan pemain lama yang selalu beraksi di perairan Kepri, Abduh menjelaskan komplotan perompak kapal milik PT Dharma Karya Sentosa sebagian pemain lama.
"Memang jaringan atau kelompok ini merupakan jaringan baru. Tapi kalau dilihat dari satu persatu personelnya apabila tertangkap semua nanti, tak mustahil ada diantaranya merupakan pemain lama," jelasnya.
Seperti diketahui, Tugboat Pelita II dan Tongkang Olympus yang membawa 160 ton BBM masing-masing 150 ton solar dan 10 ton premium berangkat dari Pelabuhan Tanjunguban, Bintan hendak menuju ke Pulau Guntung, Riau, Minggu (30/12) sekitar pukul 20.30 WIB. Namun dalam perjalanan tepatnya di Perairan Jembatan-1 Barelang, Senin (31/12) sekitar pukul 03.00 WIB, perompak bersebo menaiki kapal dengan menggunakan speedboat. Mereka lalu menyergap ABK dengan menggunakan menggunakan parang panjang. ABK dan sekuriti diikat lalu dibuang di Pulau Pluing.
Untungnya, sekitar pukul 06.30 WIB, salah seorang sekurti Roky yang ikut disandera berhasil membuka ikatan tali ditangannya. Rocky kemudian membantu membuka ikatan tali di tangan semua ABK lainnya termasuk temannya Devri Andika yang juga sebagai sekurity. Berhasil membuka semua tali, Rocky langsung melompat dan berenang ke tengah laut untuk mencari bantuan.
Nelayan yang menemukan korban saat berenang lalu membawanya ke Pos TNI AL di Pulau Pelanduk. Selang beberapa jam kemudian semua ABK lainnya dijemput dan dibawa ke Pos TNI AL yang ada di Pulau Pelanduk. Para ABK lalu dibawa ke darat dan membuat laporan polisi.
Sementara tim patroli TNI AL lainya mencari keberadaan kapal yang dirompak tersebut. Selang beberapa jam kemudian kapal itu akhirnya ditemukan di perairan Pulau Abang. Sementara seluruh muatan solar dan premium masih dalam keadaan penuh.
Dari hasil penyelidikan dan pemeriksaan saksi-saksi akhirnya polisi dan petugas TNI AL Batam berhasil menangkap dua orang pelaku sindikat perompakan berikut barang bukti parang dan golok yang dilakukan untuk membajak kapal. Sementara lima pelaku lainnya berhasil kabur. (ays)
- Pelaku Perompak Diduga Orang Dalam
- Maling Satroni Kios Warga
- Novotel Promo Spesial Square Burger (HL)
- Sampah Masih Menggunung
- 696 Rumah Siap Direhab
- Proyek Pagar Terbengkalai, Wako Diminta Copot Kadis DKP
- 9 Muslim Rohingya Dikirim ke Tanjungpinang
- Mayor Persada Alam Jabat Danyonif 134/TS
- Atasi Dampak Kenaikan UMK, Memperin Usul 4 Kebijakan
- Hendriyanto Tempati Sel Mapeling
- Wako Bagikan e-KTP
- Row Jalan Mega Legenda Segera Ditertibkan
- Kominfo Bangun Tiga Taman Internet
- Wako Resmikan Layanan PBB P2
- Tongkang Pengangkut BBM Dirompak
- Said Sabrizal Pimpin FKMNI
- Batam Tak Masuk Kawasan Impor Seluler
- Ribut dengan Istri, Yopan Coba Bunuh Diri
- Libur Tahun Baru, Pantai Mirota Diserbu Warga
- Pekerja Galangan Gantung Diri


