Selasa01082013

Last update12:00:00 AM

Back Batam Maling Satroni Kios Warga

Maling Satroni Kios Warga

Share

60 Tabung Gas Elpiji Lesap

BATAM (HK)-Pelaku pencurian menyatroni kios warga milik Roider Togatorop di perumahan Taman Cipta Asri Blok K nomor 105, Kelurahan Tembesi Kecamatan Sagulung, Batam, Sabtu (29/12) lalu. Pelaku diperkirakan lebih dari dua orang. Mereka berhasil membawa kabur 60 tabung gas elpiji 3 kilogram. Kerugian ditaksir mencapai Rp10 juta.

Kejadian tersebut baru diketahui pemilik warung, Roider pada pagi harinya sekitar pukul 7.00 WIB. Kasus pencurian ini pun segera dilaporkan pihak korban ke Polsek Sagulung. Dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), polisi menemukan jejak pelaku diketahui masuk lewat pintu depan kios, dengan cara memotong gembok pintu gerbang.

"Pelaku masuk ke dalam dengan cara merusak gembok pintu. Saya sendiri malam itu terlelap tidur, sehingga sama sekali tidak mendengar ada suara gaduh di dalamnya. Tahunya pagi, tabung gas sudah berkurang dan pintu gembok sudah rusak," kata Roider, Jumat (5/1).

Roider mengaku, jumlah tabung gas yang ada di dalam kios miliknya itu sebanyak 90-an lebih. Namun pagi itu, betapa kaget ketika melihat tumpukan tabung gas elpiji 3 Kg sudah berkurang, lantaran telah dicuri oleh maling sebanyak 60 tabung yang ada isinya.

"Malam itu saya sama sekali tidak ada firasat apa-apa, sebelum kejadian pencurian ini. Karena malam itu, hingga larut malam sekitar pukul 1.00 WIB, masih banyak warga yang kumpul-kumpul di depan kios. Jadi diperkirakan kejadian sekitar pukul 3.00 WIB.Atas kejadian ini, saya mengalami kerugian sekitar Rp10 jutaan," ungkap Roider.

Kejadian serupa juga dialami Astri Pakpahan, warga Kavling Baru Blok D No 21, Kecamatan Sagulung. Yakni rumah miliknya disatroni maling pada, Jumat (5/13) dinihari. Pelaku berhasil membawa kabur 22 tabung gas elpiji 3 kg. Korban mengalami kerugian diperkirakan mencapai Rp4 juta.

Maling bereaksi diperkirakan sekitar pukul 2.00 WIB, dimana saat itu pemilik rumah sudah terlelap tidur. Sehingga pelaku secara leluasa masuk ke dalam rumah, setelah merusak engsel pintu.

"Kami sama sekali tidak mengetahui adanya maling masuk ke dalam rumah. Karena malam itu kami semua terlelap tidur," ujar Astri.

Kapolsek Sagulung, AKP Eddy Buce melalui Kanit Reskrim, Ipda Tomy membenarkan adanya laporan atas kejadian tersebut. Kasus tersebut sedang diproses oleh pihak kepolisian setempat.(cw71)