Senin01142013

Last update12:00:00 AM

Back Batam Februari, Mobdin Wajib Pakai Pertamax

Februari, Mobdin Wajib Pakai Pertamax

Share

BATAM CENTRE (HK) - Mulai 1 Februari 2013, mobil dinas (Mobdin) Pemko Batam wajib menggunakan bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertamax. Kebijakan tersebut ditempuh untuk mengantisipasi kelangkaan BBM yang sering terjadi akhir-akhir ini.

Hal itu dikemukakan Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan dan ESDM Kota Batam Amsakar Achmad, kemarin.

Sebelum ketentuan tersebut diberlakukan ia akan membuat edaran ke sejumlah SKPD untuk selanjutnya disampaikan ke masing-masing pegawai.

" Formatnya belum disepakati, apakah mobil jenis Innova ke atas pakai Pertamax. Atau CC di atas 1500 tidak menggunakan premium bersubsidi. Tapi memungkinkan juga CC di atas 1200 memakai Pertamax. Yang jelas, pada Februari akan mulai jalan, dengan mengkhususkan mobil dinas Pemko dulu," kata Amsakar kemarin.

Ia menyebutkan, spiritnya kebijakan tersebut diharapkan dapat ditiru kelompok atau instansi lain. Karena selain tepat sasaran, kebijakan tersebut juga mengurangi beban subsidi yang terus bertambah.

Amsakar mengaku akan terus melakukan koordinasi dengan pihak terkait, sebelum nantinya edaran tersebut disampaikan di setiap SPBU.

" Ini guna mengantisipasi kelangkaan BBM. Di awal tahun ini, kita akan koordinasi dan komunikasi dengan Pertamina mengenai persedian BBM. Saat ini, tidak ada persoalan. Kalau pun ada, biasanya muncul di hari-hari tertentu dan akhir tahun,"jelasnya.

Sekarang ini, pihaknya sedang mempertimbangkan berapa kuota yang akan disalurkan ke masimh-masing anggota dewan da;a, RDP. Sehingga pengawasannya akan lebih mudah. Dan kedepan diharapkan juga dalam pengawsan nanti dapat dilakukan secara bersama-sama.

Jika dilihat dari jumlah pejabat eselon Dengan mobil dinas Pemko, bisa dilihat, jumlahnya, tingkat eselon II saja ada 33 unit, Mobil anggota dewan 45 unit, kalau diperkirakan ratusan lebih jumlahnya.

" Pemko Batam sebagai penggagas, mudah-mudahan instansi lainya dapat mengikuti. Dengan cara ini, penggunaan BBM subsidi lebih tepat sasaran," tambahnya. (Cw53).


Newer news items:
Older news items: