Namun naas, karena aksi keduanya dipergoki warga dan diteriaki maling. Akibatnya, Riansyah (22), warga Batumerah, Kecamatan Batuampar babak belur setelah menjadi bulan-bulanan warga Bengkong Harapan, tempat ia beraksi. Sementara temannya Satria berhasil meloloskan diri setelah melukai warga yang berusaha menghadangnya.
Tiga warga yang terkena sabetan belati pelaku adalah Aman, penghuni kamar kos yang hendak dibobol, Agus dan Anton. Beruntung sebelum warga tambah beringas karena terbakar emosi, mobil patroli Polsek Bengkong yang saat itu dikendarai Briptu Dores, Briptu Ali Akbar, dan Briptu Aryo pun melintas.
Untuk menghindari terjadi hal-hal yang lebih buruk terhadap pelaku, ketiga polisi yang lagi patroli itu langsung mengamankan Riansyah dan langsung dibawa ke dalam mobil patroli, guna menghindari amuk warga yang sudah emosi dengan aksi Riansyah.
Kapolsek Bengkong, Iptu Hadi Sucipto yang turun langsung ke lokasi setelah mendapat laporan dari anggotanya, mengatakan bahwa akhir-akhir sering terjadi pencurian di daerah Bengkong, terutama rumah yang ditinggal kosong oleh penghuninya. Sehingga wajar kalau warga terbakar emosi dan berusaha menghakimi pelaku.
"Warga sudah emosi, karena memang sudah sering terjadi pencurian, beruntung anggota kami cepat tiba di lokasi," ujar Hadi.
Sementara itu, pelaku Riansyah menuturkan bahwa ia nekat mencuri setelah 8 bulan ia hanya bekerja serabutan sebagai buruh lepas, sementara malam naas itu ia mendapat ajakan yang menggiurkan dari temannya Satria.
Terjun ke Laut
Satria, satu dari dua pelaku pencurian di Bengkong Harapan yang berhasil melarikan diri, nekat terjun ke laut di belakang rumahnya. Meski sempat di beri tembakan peringatan sebanyak empat kali, namun warga Batumerah ini tetap nekad terjun untuk menghindari penangkapan tim buser yang mengetahui persembunyiannya.
"Saya dan tim buser kaget begitu Satria nekat lompat dari pelantar dan memilih mencebur ke laut. Tim kami pun langsung turun ke laut menyisir keberadaan Satria, namun Satria sendiri sudah tak nampak," ujar Kapolsek Bengkong, Iptu Hadi Sucipto.
Satria digerebek di rumahnya malam itu setelah satu kawannya yaitu Riansyah alias Resi (22), tertangkap tangan dan memberikan pengakuan kepada polisi tentang tempat persembunyian temannya.
Terlebih lagi, setelah mendapat penjelasan dari Riansyah, bahwa dirinya hanya diajak oleh Satria, tim buser Polsek Bengkong langsung bergerak cepat menggerebek rumah Satria. Sial, ternyata keberadaan tim buser sebanyak enam orang ternyata sudah diketahui oleh Satria.
Begitu digerebek, ternyata Satria kabur melalui belakang rumahnya lari menuju pelantar laut.
Disisir di tepi laut hingga pagi hari, Satria pun tak ditemukan. Diduga kuat Satria lolos dengan cara berenang dan saat ini sudah kabur ke daratan namun masih di Batam juga tak jauh dari Tanjungsengkuang.
Atas perbuatannya, Riansyah akan dijerat dengan pasal berlapis yaitu 363 KUH-Pidana tentang pencurian dengan pemberatan, 365 pencurian dengan kekerasan, dan Undang-Undang darurat nomor 12 tahun 1951 tentang membawa sajam di tempat umum yang ancaman hukuman penjara maksimalnya diatas tujuh tahun.
Sementara Satria sendiri, saat ini ditetapkan sebagai DPO Polsek Bengkong. Info yang didapat koran ini di lapangan, Satria Sendiri saat terjun kelaut, salah satu lengannya terkena terjangan timah panas. tim buser.
Selain mengamankan pelaku Riansyah, polisi juga mengambankan sejumlah barang bukti, diantaranya 1 unit Yamaha Mio Soul, 3 hand phone, dua obeng dan sebilah pisah yang kesemuanya digunakan saat beraksi. (ays).
- Siswi SMPN 17 Kabur dari Rumah
- HUT Satpam ke-32, Moment Meningkatkan Profesionalisme
- Korban Puting Beliung Minim Bantuan
- Harga Bumbu Dapur Melambung
- Jumat, Bantuan Korban Puting Beliung Disalurkan
- Pembangunan GSB SDN 018 Dipertanyakan
- Polisi Periksa Orang Tua Korban Balita Tewas di Waterpark Top 100
- Hendriyanto Masih Bungkam
- Ketua BP Batam Harus Berani
- Satu Bulan Renperda IMTA Selesai
- Kejari Diminta Periksa Kadis DKP
- Pasca Tewasnya Balita, Warga Takut Kunjungi Waterpark
- Ruko di Row Jalan Terancam Dibongkar Paksa
- Pelaku Perompak Kabur ke Malaysia Melalui Pelabuhan Tikus
- WP Bisa Dilayani Hari Minggu
- Hindari Potensial Lost, Perda IMTA Sangat Dibutuhkan
- Kimom Pimpinan IKBI Batam
- Jasad Ibu dan Anak Dikebumikan di Sei Temiang
- Batam Butuh Badan Pengelola Perbatasan
- DBKL Kunjungan Balasan ke Batam


