BATAM (HK) - Ketua DPW Laskar Ampera ARH 66 Kepri, Ibrahim Koto mengingatkan, semangat yang terkandung dalam Tritura harus terpelihara dalam jiwa setiap individu, terutama bagi invidu pemimpin institusi pemerintahan.
Demikian ditegaskan Ibrahim Koto, saat memberikan keterangan pers dalam peringatan 47 tahun lahirnya Tritura di Sekretariat Laskar Ampera ARH Angkatan 66 Kepri di Legenda Gemilang B2 Batam Centre, Kamis (10/1).
Semangat Tritura ini penting terpelihara, lanjut Ibrahim, karena pada realitanya saat ini kemiskinan, kesenjangan ekonomi, dan pengangguran, dan korupsi semakin merajalela.
" Semangat tritura itu, anti kemiskinan, anti korupsi dan anti separatis," ujar Ibrahim didampingi Taryoko dan Winda Ima Rahmawati.
Dengan peringatan Tritura ini, ia mengajukan 5 tuntutan untuk dapat segera diselesaikan oleh Provinsi Kepri. Pertama, segera tuntaskan masalah ketenagakerjaan, terutama menyangkut Upah Minimum Provinsi (UMP), dimana besarannya harus mencerminkan kesejahteraan buruh dan juga tidak memberatkan masyarakat.
" Setiap pemimpin negeri ini harus punya pemikiran untuk mensejahterakan masyarakat," katanya.
Kedua, Ibrahim menuntut adanya penataan kelembagaan pemerintah yang efektif, guna mewujudkan kesejahteraan masyarakat. Terutama keberadaan BP Batam, Dewan Kawasan dan Pemko Batam yang dirasa belum bersinergi maksimal satu sama lain.
Ketua DPD Laskar Ampera ARH 66 Batam, Taryoko menambahkan, hal ketiga yang perlu mendapatkan perhatian adalah masalah pendidikan. Menurut dia, Kepri harus memenuhi kebutuhan ruang kelas dan ketersedian guru.
Hal keempat, yakni masalah pemenuhan kesehatan. Dimana saat ini kesehatan gratis tidak lagi bisa dinikmati secara maksimal. Karena saat ini terindikasi beberapa Puskesmas memungut biaya dalam pelayanan kesehatan.
" Terakhir kami juga mengingatkan tingginya harga-harga Sembako dan sayur mayur," pungkasnya.
Khusus untuk pemenuhan harga sembako yang memadai, ia berharap pemerintah benar-benar turun ke jalan untuk melakukan monitoring dan juga pengawasan di tingkat pasar. Selain itu, pemerintah diharapkan bisa memberikan solusi dengan menyediakan sembako murah bila terjadi lonjakan harga. (ays).
- 89 PMA Tertarik Inves di Batam
- Penyebab Kebakaran Simpang Siur
- AJI Gelar Pelatihan
- Polda Ambil Alih Kasus RK Mobil
- Penyebaran Dokter Tak Merata
- Pemprov Alokasikan Anggaran Bencana Alam
- Keluarga Korban Tolak Damai
- Polisi Periksa Pihak Management Top 100
- Pembangunan Ruko di Lahan Fasum
- Kapolda: Polisi Utamakan Tindakan Preventif
- Satu Bulan Renperda IMTA Selesai
- Ketua BP Batam Harus Berani
- Hendriyanto Masih Bungkam
- Polisi Periksa Orang Tua Korban Balita Tewas di Waterpark Top 100
- Pembangunan GSB SDN 018 Dipertanyakan
- Jumat, Bantuan Korban Puting Beliung Disalurkan
- Harga Bumbu Dapur Melambung
- Korban Puting Beliung Minim Bantuan
- HUT Satpam ke-32, Moment Meningkatkan Profesionalisme
- Siswi SMPN 17 Kabur dari Rumah


