BATAM CENTRE (HK)- Wakil Ketua III DPRD Kota Batam, H Aris Hardi Halim, ST diduga dicekal oleh DPP PKS di pelabuhan Ferry Internasional, Batam Centre saat akan berangkat ke Cina untuk kunjungan kerja melalui Singapura, Sabtu (11/1) lalu.
Selain dicekal, Aris juga diminta mengembalikan biaya perjalanan ke Cina dalam rangka kunjungan kerja (Kunker) ke kas daerah.
"Aris dicekal di pelabuhan Ferry Internasional, Batam Centre oleh DPP PKS. Dia juga disuruh kembalikan biaya perjalanan ke Cina dalam rangka kunker tersebut," beber sumber terpercaya di DPRD Kota Batam, sembari meminta identitasnya tidak tulis, Senin (14/1) lalu.
Aris Hardi Halim, saat dikonfirmasi membantah telah terjadi pencekalan oleh DPP PKS kepada dirinya. Ia mengatakan, berdasarkan hasil Majelis Syuro PKS pada 5 Januari 2013 lalu, melarang seluruh anggota legislatif (Aleg) PKS dari tingkat pusat maupun daerah untuk tidak melakukan kunker ke luar negeri.
" Bukan dicekal, tapi berdasarkan hasil Majelis Syuro PKS pada 5 Januari lalu, melarang seluruh Aleg PKS dari tingkat pusat sampai daerah kunker keluar Negeri. Saya sebagai kader wajib tunduk pada putusan tersebut, walaupun terasa pahit," kata Aris Hardi Halim, Selasa (15/1).
"Konsekuensinya bagi saya, karena sudah bersiap untuk berangkat ke Cina, maka saya batalkan dan saya kembalikan seluruh biaya perjalanannya," tambah Aris.
Aris mengatakan, apabila berangkat ke luar Negeri menggunakan biaya pribadi, maka itu masih dibolehkan. "Yang dilarang itu, kalo perjalanan dinas pakai uang negara atau APBD" ujarnya. (lim)
- Distako Batam Beri Waktu Kepada PT Glory Poin
- 150 Hektar Lahan Hang Nadim Batam untuk MRO
- Ketua LSM Barelang Deadline Camat Sagulung
- 40 e-KTP di Teluk Tering Kota Batam Salah Cetak
- Guru SD Kartika Sagulung Batam Mogok
- DKP Kota Batam dan Mitra Diduga Kongkalikong
- Limbah B3 di Tanjung Uncang Batam Masih Menggunung
- BPHTB Batam Ditagetkan Rp140 M
- Dua Menteri di Pelantikan Kadin Batam
- Disperindag Kota Batam Khawatir Ada Permainan Oknum
- Gaji di Batam Harus Dibayar Sesuai UMK Rp2.040.000
- Mobdin Kota Batam Pakai Pertamax Dinilai Terlambat
- Dinkes Kota Batam Gratiskan Obat Kaki Gajah
- BP Batam Siapkan Rp35 M Untuk Upgrade Bandara Hang Nadim
- Kejari Batam Selidiki Dugaan Korupsi di DKP
- Pemilik Mobil Seri X Diimbau Segera Registrasi
- Mahasiswa Swiss Akan Kunjungi Batam
- Banyak Hutang, IRT di Sagulung Batam Gantung Diri
- Sidang Gerebek Gas Elpiji di Bengkong Batam Ditunda
- Bibit Ayam Langka di Batam, Harga Ayam Melambung


