BATAM (HK) - Rumah Baca Cinderella yang di gagas Lusi Efriani, aktifis sosial di Batam menjadi kabar istimewa bagi anak-anak jalanan dan anak kurang mampu. Pasalnya di rumah itu Lusi akan membimbing mereka dengan berbagai pelajaran, termasuk Bahasa Inggris dan kreatifitas.
Lusi yang ditemui di sela-sela Launching Rumah Baca Cinderella, Selasa (15/1), mengatakan, kehadiran rumah baca tersebut untuk membantu anak-anak jalanan dan anak kurang mampu mendapatkan pendidikan dan mengenal dunia usaha sejak dini. Di rumah baca tersebut Lusi akan menampung anak hingga 300 orang.
"Apapun yang saya lakukan ini untuk memajukan bangsa Indonesia, karena saya sangat cinta terhadap Indonesia, dengan jalan membuka rumah baca ini, agar setiap anak yang tidak bisa belajar mendapatkan bimbingan, khususnya Bahasa Inggris," tutur Lusi yang menyandang sarjana Bahasa Inggris dari salah satu universitas di Jawa.
Lusi juga mengatakan, sistem pembelajaran yang akan diajarkannya akan mengikuti minat dan bakat anak-anak yang masuk ke rumah baca tersebut.
"Saya sih belum bisa memastikan pendidikan apa yang harus kami berikan nanti, namun yang jelas bahasa Inggris harus lebih ditingkatkan, dan saya menunggu hasil tes anak-anak dulu, apasih yang mereka sukai," tutur Lusi.
Tentang konsep rumah baca yang dirintisnya, Lusi mengatakan tidak seperti konsep rumah singgah lainnya, karena motif founder yang dibuat Lusi sangat menjanjikan dan sangat menyenangkan buat anak-anak.
"Untuk konsep ruangan sih memang berbeda dengan yang lain, saya berpendapat, semakin bagus ruangan, dan nyaman, maka semakin giat juga anak-anak untuk belajar," tutur lusi.
Rumah baca tersebut terdiri dari dua lantai, dinding dilapisi wallpaper warna-warni yang sedap dipandang mata. Di sana, Lusi akan mengajarkan anak-anak sesuai tingkatan umurnya hingga nantinya berujung pada pembuatan laporan keuangan, pembukuan dan pemasaran usaha.
Lusi juga mengatakan, khusus untuk kursus Bahasa Inggris, ia memfokuskan untuk siswa SD kelas satu sampai kelas enam. Syaratnya harus rekomondasi dari rumah Zakat, DSNI, Apindo serta dari Rt/Rw setempat.
"Banyak sih yang membantu saya di sini, sekitar 8 orang, saya juga berterima kasih kepada mereka, semoga rintisan ini bisa mencerdaskan anak bangsa, dan untuk sistem kerja, saya hanya bisa sekali seminggu, namun teman-teman yang lain tetap bisa untuk menyumbangkan ilmunya," pungkas Lusi.
Informasi tentang Rumah Baca Cinderella, kunjungi di Ruko Duta Mas Trafalgar No 18 B. (abk)
- Distako Batam Beri Waktu Kepada PT Glory Poin
- 150 Hektar Lahan Hang Nadim Batam untuk MRO
- Ketua LSM Barelang Deadline Camat Sagulung
- 40 e-KTP di Teluk Tering Kota Batam Salah Cetak
- Guru SD Kartika Sagulung Batam Mogok
- DKP Kota Batam dan Mitra Diduga Kongkalikong
- Limbah B3 di Tanjung Uncang Batam Masih Menggunung
- BPHTB Batam Ditagetkan Rp140 M
- Dua Menteri di Pelantikan Kadin Batam
- Disperindag Kota Batam Khawatir Ada Permainan Oknum
- Gaji di Batam Harus Dibayar Sesuai UMK Rp2.040.000
- Mobdin Kota Batam Pakai Pertamax Dinilai Terlambat
- Dinkes Kota Batam Gratiskan Obat Kaki Gajah
- BP Batam Siapkan Rp35 M Untuk Upgrade Bandara Hang Nadim
- Kejari Batam Selidiki Dugaan Korupsi di DKP
- Pemilik Mobil Seri X Diimbau Segera Registrasi
- Mahasiswa Swiss Akan Kunjungi Batam
- Banyak Hutang, IRT di Sagulung Batam Gantung Diri
- Sidang Gerebek Gas Elpiji di Bengkong Batam Ditunda
- Bibit Ayam Langka di Batam, Harga Ayam Melambung


