Selain nyawa melayang, sepeda motor Honda Supra nopol BP 3451 DI serta uang tunai senilai Rp1,5 juta lesap dibawa kabur oleh pelaku.
Kapolsek Sagulung AKP Eddy Buce mengatakan dari keterangan keluarga korban kepada penyidik sebelumnya, bahwa Hanafi sudah tiga hari tidak pulang ke rumah. Saat itu Hanafi keluar dari rumah membawa sepeda motor Honda Supra BP 3451 DI. Dia juga membawa uang sebesar Rp 1,5 juta, yang rencananya untuk membeli handphone.
"Dugaan kami, ini korban perampokan dan pembunuhan. Tapi kami masih menunggu hasil otopsi nanti yang langsung dari Tim Dokter Mabes Polri, sedangkan uang Rp 1,5 juta dan motor korban belum ditemukan" ujar Eddy Buce saat dihubungi via ponsel, Minggu (20/1).
Seperti diberitakan sebelumnya, mayat korban ditemukan di dalam parit dengan kondisi sudah mulai membusuk. Sejumlah luka ditemukan di bagian tubuhnya. Seperti, terdapat luka di bagian mulut, dada yang berdarah dan sudah mengering serta menghitam. Tidak jauh dari lokasi penemuan mayat laki-laki itu, juga ditemukan beberapa batu paving blok yang dipenuhi bercak darah.
Mayat tersebut ditemukan sekitar pukul 16.00 WIB. Ratusan warga pun langsung memadati pinggiran parit dan jalan trans Barelang, untuk melihat dari dekat sosok mayat laki-laki tersebut.
Polisi awalnya sempat kesulitian mencari identitas korban serta melakukan identifikasi. Tidak beberapa lama kemudian, ada seorang laki-laki lanjut usia datang dan mengaku mengenali sosok mayat yang ditemukan di dalam parit tersebut. Laki-laki yang dibernama Samsi dan mengaaku bahwa, mayat tersebut adalah Hanafi cucunya sendiri.
"Ini cucu saya pak, ia keluar rumah mau beli handphone (HP) dan bawa uang Rp 1,5 juta dengan mengunakan sepeda motor setelah bertengkar dengan Karini istrinya. Dan menghilang sudah tiga hari yang lalu,"ujarnya kepada penyidik polisi saat itu. (cw71)
- Jon dan Huzrin Calon Kuat Ketua Badan Pengusahaan (BP) Batam
- Residivis Pencuri Dibekuk
- Batam Butuh 24 Ton Daging Sapi/Hari
- Inspektorat Pemko Batam Diminta Tegas Penganiayaan Yang Diduga Suruhan Camat Sagulung
- Dana PIK Tanjungpiayu, Kota Batam Dipertanyakan
- Warga Resah, PKP Tetap Cuek
- Insiden Perumahan Central Sukajadi
- Wawako Persilahkan Bentuk Batam Pesisir
- Tindak Tegas Pelaku Nikah Sejenis
- Selama 2012, Batam Impor 7.715,88 Ton Kedelai
- Pembatasan Impor Penyebab Lonjakan Harga
- Polisi Kerja Keras Kumpulkan Bukti Tewasnya Balita di Waterpark Top100
- Izin Hotel Anugerah Dipertanyakan
- Pemalsuan Identitas, WNA Segera Dideportasi
- Penganiayaan Ketua LSM Barelang, LSM Surati Kapolsek Sekupang
- Polisi Tak Tahan Subur, Pemilik Pabrik Mie Formalin
- Karyawan PT BAS Tidak Ada Jamsostek
- Masyarakat Banyak Adukan Pelayanan Pemda
- Pengacara David Bantah Yulia
- Pangdam I Bukit Barisan Kunjungi Mapolda Kepri


