Dilihat dari karakteristiknya, wisatawan yang berkunjung ke Batam maupun Kepri pada umumnya masih didominasi dari Singapura, Malaysia, Korea, Pilipina, Cina dan India. Meski demikian, Disparbud Kota Batam optimis akan tercapai dengan target tersebut.
Kadisparbud Kota Batam, Yusfa Hendri mengatakan hal itu saat ditemui, Rabu (23/1) lalu. Menurut Yusfa, rasa optimisme akan mencapai target, lantaran barometernya dilihat dari semakin baiknya ekonomi dunia.
Selain itu, sumber kedatangan ini dapat juga meningkat dengan beberapa iven yang diagendakan. " Pada awal Januari kemarin, dilakukan pisah sambut wisatawan. Tidak hanya itu ada juga kegiatan Singapura Street Regata yang akan dilaksanakan di Nongsa Point Marina dan Rakernas PHRI," ungkap Yusfa didampingi Kabid Sarana dan Prasarana Disparbud Kota Batam, Rudy Panjaitan.
Di tahun ini, lanjut Yusfa, Pemko Batam merencakan dan mendukung konsep wonderfull Kepri untuk meningkatkan pariwisata. Nantinya ada beberapa iven besar di beberapa kota di Kepri. Seperti Tanjungpinang, Bintan dan Batam. Rencananya pembukaan akan mengundang Presiden RI, Susilo Bambang Yudhoyono.
Yusfa mengatakan, untuk Batam sendiri selain Kenduri Seni Melayu (KSM), pihaknya juga akan mengelar gebyar budaya nusantara dan Batam Internasional Kuliner Viesta yang direncanakan digelar bersamaan pada September mendatang.
" Ini akan jadi pamungkasnya. Selain itu ada juga ivent lain seperti sea eagle boat yang kita gelar untuk ke 10 kali dan ada juga Batam Great Sale yang memberikan diskon hingga 70 persen kepada seluruh masyarakat dan wisatawan yang berkunjung ke Batam," tuturnya.
Menurut dia, Batam Great Sale akan dilakukan sebanyak dua kali. Yaitu pada Juli dan Desember. Potongan harga tidak hanya dilakukan oleh pusat-pusat perbelanjaan. Tetapi juga hotel, relaxasi dan massage, restoran, olahraga golf dan entertain.
" Jadi etika wisatawan berkunjung ke Batam akan di kerubungi diskon. Baik dari sisi transportasi. Dan program ini merupakan tahun yang ke tiga," ungkapnya.
Dalam banjir diskon tersebut, masyarakat dan wisatawan berkesempatan mendapatkan koin emas seberat seratus gram dan satu unit rumah.
"Jadi selain dapat potongan harga, masyarakat dan wisatawan juga akan mendapatkan kupon yang akan kita undi dalam dua tahap. Pengundian pertama akan dilakukan pada tahun ini dan tahap kedua akan dilakukan pada Januari 2014.
Namun sebelum melaksanakan KSM di September mendatang, kata Yusfa, pihaknya akan melakukan sosialisasi kepada para pelaku wisata. Sehingga nantinya akan menjadi paket wisata mereka dan dapat menjadi daya tarik para wisatawan.
Rencananya, tambah Yusfa, kegiatan ini akan bersinergi dengan promosi wisata di dalam dan luar negeri. Karena tahun ini juga, Disparbud Batam akan melakukan promosi gebyar nusantara di Jakarta. (lim)
- Pasien SKTM Meninggal di RSUD Embung Fatimah Kota Batam
- Ribuan Buruh Bertahan di Pintu Masuk Tunas
- 1 Tersangka Baru Korupsi di KPU Batam
- Kapal Perang Buatan Batam
- Toilet PN Batam Jorok
- Polda Kepri Bidik Pemilik Shorum RK Mobil
- Dirditkrimsus Polda Kepri Bantah Gerebek Gudang HP Ilegal
- Rustam Ajukan Banding
- Limbah Cemari Perairan Pulau Pecong
- DPRD Kepri Mita Dilibatkan Pemilihan Ketua BP Batam
- Calon Ketua BP Batam Harus Kenal Batam
- Sidang PTUN UMK Batam Digelar Hari Ini
- KSAL: Tak Ada Pencaplokan Pulau Semakau
- Jahe Impor Masih Mendominasi di Batam
- Curah Hujan di Kepri Masih Tinggi
- Inspektorat Kota Batam Belum Ditangani Kasus Abidun
- Penumpang Lion Air Kecewa, Bagasi Tiba Tidak Bersamaan
- Pemko Batam Tolak Program Rumah Murah PNS
- Hati-hati Beli Properti Glory Point
- 5.000-an Buruh Akan Duduki PTUN



