Selasa01292013

Last update12:00:00 AM

Back Batam FOK Kepri Dirikan Outlet di Halte

FOK Kepri Dirikan Outlet di Halte

Jeli Melihat Peluang

BATAM CENTRE (HK) - Forum Organisasi Kepemudaan (FOK) Kepri membuka outlet sebagai unit Usaha Kecil Menengah (UKM) di halte Batam Centre, depan Pelabuhan Internasional Batam Centre, Rabu (23/1). Dalam membuka outlite, FOK bekerjasama dengan Haluan Kepri.

Peresmian Outlite dilakukan Asisten II Ekonomi Pembangunan, Suzairi mewakili Walikota Batam Ahmad Dahlan. Dalam kesempatan itu, hadir Kadishub Batam Zulhendri, Wakil Pimpinan Umum sekaligus penanggung jawab Haluan Kepri Sofialdi, anggota DPRD Kepri Sukri Fahrial, Ketua DPP FOK pusat Endy Priyatna dan tamu undangan lainya.

Ketua DPP FOK Endy Priatna menjelaskan, keanggotaan FOK merupakan purna bakti dari KNPI. Dibentuk dari 66 organisasi dengan orientasinya adalah mengubah pola pikir kaum muda dari politik praktis menuju wirausahaan, yang pada akhirnya dapat membantu masyarakat setempat dan tentunya pemerintah dengan mengurangi jumlah pengangguran.

" Ini merupakan langkah dan terobosan yang sangat baik. Karena dapat mengembangkan produk UKM. Saya berpesan, karena setiap daerah punya wilayah, kerja samakan lah dengan OKP-OKP lain. Biar mereka mengelola, kita yang mendorong," kata Eddy.

Dijelaskannya, keberadaan FOK dapat memberikan kehidupan. Dengan mengubah mindset kaum muda, diharapkan tidak adalagi, pemuda dalam berorganisasi mengandalkan proposal. Dengan mengedepankan konsep kewirausahaan, maka akan muncul pemikiran sehat di dalam diri.

Kata Eddy, konsep kewirausahaan sudah diterapkan oleh FOK. Katanya, sejak keberadaannya, saat ini hampir 50 ribu hektar lahan, dikelola oleh FOK untuk budidaya singkong. Dimana, setiap hektarnya dapat mempekerjakan 20 tenaga kerja. Sepeti diketahui, singkong tersebut dikelola menjadi minyak dan bahan makanan lainnya.

" Kita sudah melaksanakan di FOK tingkat pusat. Kita sudah punya kas sendiri, maka tidak heran pengurus di pusat mendapat gaji. Dan program yang ada di Batam, kalau ini bagus, ini akan menjadi pilot project untuk seluruh Indonesia. Dan saya sangat berterima kasih kepada Pak Andi, tidak salah saya melantiknya menjadi ketua DPW," puji Eddy.

Ketua Dewan Pengurus Wilayah (DPW) FOK Kepri Andi Kusuma mengatakan, ini merupakan kegiatan perdananya sejak ia dilantik sebagai Ketua DPW FOK Kepri. Dengan adanya FOK Outlet diharapkan dapat membuat masyarakat menjadi lebih mandiri dan berdaya saing. Dengan memanfaatkan fasilitas yang ada, tentu harapannya Batam kedepan memiliki branding dengan UKM.

" Fok Outlet ini atas pemanfaatan fasilitas berupa halte. Sehingga, masyarakat yang menggunakan halte, bisa lebih nyaman dan aman. Karena ditemani dengan penjual dan dapat berbelanja. Konsepnya, UKM yang didesain lebih menarik dan indah. Nantinya diharapakan ada produk branding yg terjual dan ini kegiatan perdana, sejak saya dilantk," kata Andi Kusuma, saat peresmian FOK Outlet.

Andi yang juga Direktur PT Artha Kusuma Mandiri menuturkan, FOK akan terus berusaha mengembangkan kewirausahaan ke masyarakat. Dengan memanfaatkan setiap kesempatan dan potensi yang ada di daearah. Seperti halnya Outlet di Halte. kedepan, rencananya setiap halte akan dilakukan seperti ini.

"FOK Outlet ini merupakan Joint venture dengan Haluan Kepri. Secara terhormat ini bisa didukung Haluan Kepri, dan mudah-mudahan kedepan, minat kewirausahaan dapat muncul dan terus berkembang," harap Andi.

Kepala Dinas Perhubungan Zulhendri mengatakan, kerjasama ini merupakan Kerjasama Pemerintah Swasta (KPS). Dengan adanya kerjasama seperti ini, tentu Halte yang ada di Batam dengan berbagai koridor dapat lebih indah dan nyaman.

" Dengan pola KPS ini, merupakan kerjasama aset. Dan ini diperbolehkan, dengan demikian, perawatan aset pemerintah diberikan ke swasta. Kita tidak lagi menganggarkan untuk perbaiki. Manfaatnya itu, selain terawat dan lebih indah," kata Zulhendri.

Dalam kesempatan yang sama Syuzairi menjelaskan, Outlet ini sangat perlu didukung, karena sangat baik bagi keindahan kota. Hanya kedepan, perlu dikembangkan lagi sehingga lebih bagus, seperti adanya Pot bunga, WC dan lain sebagainya.

"Ini sangat baik, untuk tahap awalnya, jangan dulu dipungut biaya. Kalau mau ada pungutan tunggu kalau sudah berkembang. Kehadiran outlet, diharapkan kedepan ada toilet, Pot bunga," kata Suzairi.

Selanjutnya ia menjelaskan, bahwa ini merupkan momentum dan terobosan baru. Fok Outlet, semoga menjadi Pilot projek yang dimulai dari Batam. (mnb)

Wakil Ketua Komisi I DPRD Kepri, Sukri Fahrial

" Pemerintah setempat harus menyambut baik program cerdas ini. Salah satunya dengan melakukan pembinaan, dan kalau bisa keberadaan Halte Pelabuhan Batam Centre ini bisa dijadikan pilot projet untuk pengembangan puluhan halte lainnya. Bentuk kongkritnya, berikan pembinaan dan bantu mereka secara finansial,"


Mantan Kadishub Batam, Yusron Roni

"Ini terobosan cerdas yang perlu dicontoh. Adanya peningkatan fungsi Halte yang dikerjasamakan dengan pihak ketiga, hendaknya mendorong pemerintah untuk mengalokasikan dana
ke pihak swasta,"

Kenyataannya peran dan fungsi halte justeru bertambah banyak, bukan hanya sekedar tempat menunggu bis bagi penumpang, tetapi menjadi tempat UKM mencari nafkah dan mempunyai estetika yang enak dipandang mata.


Budi Bukti Purba, Ketua SPP (Serikat Pekerja Parkir) Kota Batam.

"Ini sangat positif, dibawakan FOK, dengan menawarkan konsep seperti ini, sehingga tidak ada kejenuhan bagi calon penumpang bus. Dengan adanya pembangunan,
SPP, memberikan pelayanan masyarakat. Karena masyarakat tidak jauh untuk berbelanja. Ini menumbuhkan Ekonomi kerakyatan,".


Bambang Sucipto. (Kasi Penyusunan Program Dishub Batam).


"Di Batam ada 44 Halte, dengan dua koridor, Sekupang - Batam Centre koridor satu dan dan Batam Centre - Batuaji. Pemerintah tidak menganggarkan lagi perwatan, dan manfaatnya ini halte terawat. Dari Estetika juga lebih bagus. Kalau masalah retribusi, sifatnya bilboard pajak reklame. kerjasama lima sampai 10 Tahun. Pemerintah beri uji coba dulu, kemudian evaluasi ulang. Prinsipnya ini bisa, asalkan fungsi utama halte tidak terganggu".


Ketua IPPKINDO Batam, Asron Lubis

" Setidaknya ada dua hal penting yang ril bisa diperoleh dari adanya FOK Outlet, yakni peningkatan ekonomi Usaha Kecil Menengah (UKM) dan juga penciptaan lapangan kerja,"



Newer news items:
Older news items: