Pelatihan Batik Untuk Ibu Pra Sejahtera
BATAM (HK) - Ketua Umum Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Batam Mariana Dahlan membuka peluncuran program kerajinan batik di halaman Masjid Nurul Iman, Kawasan Industri Batamindo Muka Kuning, Rabu (23/1). Program kerajinan batik tersebut diluncurkan oleh Badan Amil Zakat DSNI (Dana Sosial Nurul Iman) Amanah.
Direktur DSNI Amanah Subkhan Muchsin mengungkapkan, program berupa pelatihan membatik dari kelompok Ibu Mandiri Sejahtera (IMS). Kata dia, kelompok IMS diikuti oleh ibu-ibu pra sejahtera, dimana program unggulannya adalah kerajinan batik yang saat ini telah terdapat 12 hingga 15 kelompok.
" Semoga peluncuran program kerajinan batik tersebut menjadi awalan yang baik bagi kelangsungan batik khususnya yang ada di Kota Batam, "kata Subkhan.
Ketua Dekranasda Mariana Dahlan bangga dengan adanya kegiatan membatik ini. Kata dia, ini merupakan langkah yang sangat positif dan kreatif dari DSNI Amanah.
Kegiatan ini untuk memperdayakan keumatan dan diharapkan dapat tumbuh di tengah-tengah masyarakat, agar menjadi tangguh, mandiri serta sejahtera.
Pada kesempatan itu, Mariana Dahlan mengajak jajaran pengurus Dekranasda Kota Batam untuk lebih aktif dan berperan serta dalam kerajinan membatik. Adapun saat ini, pemerintah Kota Batam melalui Dekranasda Batam telah berhasil mematenkan 10 motif batik yaitu motif Awan Larat, Siput Gonggong, Bunga Sakat variasi Mayang Terurai, Siput Gonggong variasi Bunga Semayang, Bunga Sakat variasi Dara Merajok, Rajung Bersusun, Bunga Kundur Awan Menjulang, Perluk Kere Sulut Berkai, Bunga Hutan dan Kasih Bersambut.
"Semua motif batik tersebut telah diproduksi di Gedung Dekranasda Kota Batam, meskipun dalam lingkup yang masih terbatas, "paparnya.
Dengan demikian, Dekranasda saat ini sedang intens untuk melakukan pembinaan terhadap pengrajin batik yang ada di Batam. Diakuinya, akibat keterbatasan tenaga dan biaya, pembinaan tersebut masih belum dapat menyentuh kuantitas yang lebih luas.
"Karena itu, apa yang dilakukan oleh DSNI Amanah sungguh merupakan sesuatu yang layak kita apresiasi dan semoga langkah ini dapat menjadi awal yang baik bagi upaya kita bersama, untuk lebih mendorong penguatan dan pemberdayaan pelaku Industri Kerajinan Masyarakat (IKM) Batam, "tandas Mariana.(cw53).
- Pasien SKTM Meninggal di RSUD Embung Fatimah Kota Batam
- Ribuan Buruh Bertahan di Pintu Masuk Tunas
- 1 Tersangka Baru Korupsi di KPU Batam
- Kapal Perang Buatan Batam
- Toilet PN Batam Jorok
- Polda Kepri Bidik Pemilik Shorum RK Mobil
- Dirditkrimsus Polda Kepri Bantah Gerebek Gudang HP Ilegal
- Rustam Ajukan Banding
- Limbah Cemari Perairan Pulau Pecong
- DPRD Kepri Mita Dilibatkan Pemilihan Ketua BP Batam
- Calon Ketua BP Batam Harus Kenal Batam
- Sidang PTUN UMK Batam Digelar Hari Ini
- KSAL: Tak Ada Pencaplokan Pulau Semakau
- Jahe Impor Masih Mendominasi di Batam
- Curah Hujan di Kepri Masih Tinggi
- Inspektorat Kota Batam Belum Ditangani Kasus Abidun
- Penumpang Lion Air Kecewa, Bagasi Tiba Tidak Bersamaan
- Pemko Batam Tolak Program Rumah Murah PNS
- Hati-hati Beli Properti Glory Point
- 5.000-an Buruh Akan Duduki PTUN


