Kepala Dinas Perindustrian, perdagangan dan ESDM Kota Batam Amsakar Achmad mengatakan hal itu ketika ditanya pendapatnya tentang kenaikan harga sembako akhir-akhir ini.
" Tingginya harga beberapa komoditi di pasaran, lebih kepada cuaca. Selain cuaca, yang mengkibatkan daerah penghasil sayur-sayuran mengalami gagal panen. Kemudian banjir di Jakarta dan Lampung juga berdampak terhadap supply sembako ke Batam," katanya, kemarin.
Dia menjelaskan, jalur transportasi saat ini terkendala banjir, sehingga pesawat cargo tidak bisa membawa komoditi, terutama sayur mayur. Sementara untuk jenis ikan, juga dipengaruhi karena tingginya ombak laut, sehingga stok berkurang, sementara permintaan tetap sama.
" Memang terjadi kenaikan harga beberapa komoditi. Dari pantauan harga kita setiap dua hari sekali, di beberapa pasar , dua minggu pertama harga di bulan ini, relatif stabil. Namun di dua Minggu terakhir ada beberapa kenaikan. TPID memperoleh infirmasi sama, kerena terjadi gangguan cuaca, terutama di Jakarta," kata Amsakar yang juga Koordinator Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Batam.
Kata Amsakar, komoditi yang mengalami kenaikan diantaranya daging sapi dari Rp90 ribu menjadi Rp100 ribu per kilogram. Ayam ras dari Rp30 ribu per kilogram menjadi Rp32 ribu per kilogram, telur ayam dari Rp1000/butir menjadi Rp1200/butir. Cabe merah keriting dari harga Rp24 ribu per kilogram naik menjadi Rp32 ribu per kilogram.
Sementara untuk sayur-sayuran, seperti bayam, kangkung naik rata-rata Rp1500 per kilogram. Untuk komoditi jenis ikan, seperti tongkol, tenggiri dan sejenisnya naik rata-rata Rp2000 sampai Rp3000 ribu per kilogram. Namun untuk harga komoditi kemasan, seperti susu, mentega dan lainya relatif stabil.
" Itu naik karena beberapa komoditas di datangkan dari Jakarta menggunakan kargo. Sementara di sana ada gangguan cuaca. Sementara di kita, produksi kurang, permintaan tetap sama. Ini, saya memperkirakan akan terjadi Maret ini. Selain cuaca, kenaikan UMK yang masih dalam proses di PTUN dan rencana kenaikan tarif dasar listrik (TDL) menjadi salah satu pemicu kenaikan," tutup Amsakar.(lim)
- Blue Bird Mulai Beroperasi di Batam
- Warga Tanjung Buntung Demo DPRD Kota Batam
- 5 Hektar Hutan Seiladi Kota Batam Terbakar
- Peternak Bantah Ayamnya Berformalin
- Dua Kubu Nelayan di Batam Nyaris Bentrok
- Tower Pak RT Resahkan Warga
- 12 Posyandu di Batam Ditender Ulang
- Pendapatan Kepri Naik 31 Persen
- Potensi Gas Natuna Terbesar di Indonesia
- Larangan Impor 13 Jenis Hortikultura Diberlakukan
- Walikota Batam Hadiri Maulid Nabi di Mesjid Agung
- Daerah Diminta Bina Satu Cabor Unggulan
- DPRD Kepri Mita Dilibatkan Pemilihan Ketua BP Batam
- Limbah Cemari Perairan Pulau Pecong
- Rustam Ajukan Banding
- Dirditkrimsus Polda Kepri Bantah Gerebek Gudang HP Ilegal
- Polda Kepri Bidik Pemilik Shorum RK Mobil
- Toilet PN Batam Jorok
- Kapal Perang Buatan Batam
- 1 Tersangka Baru Korupsi di KPU Batam



