Senin02042013

Last update12:00:00 AM

Back Batam Peternak Bantah Ayamnya Berformalin

Peternak Bantah Ayamnya Berformalin

BATAM (HK) - Peternak sekaligus pedagang ayam di Natuna membantah ayam yang dijualnya mengandung formalin seperti yang diisukan selama ini. Ia mengatakan, ayam yang dijualnya merupakan ayam ternak yang langsung diserahkan ke konsumen setelah dipotong.

"Bagaimana mungkin, ayam yang saya jual mengandung formalin. Karena setelah dipotong langsung diserahkan ke pembeli. Dan kami tidak menjual ayam yang di-es-kan," kata salah seorang peternak sekaligus pedagang ayam dari Pian Padang Syahril saat bertandang ke kantor redaksi Haluan Kepri, Batam, kemarin.

Ia mengatakan, sejak berita daging ayam berformalin itu muncul penjualannya jadi menurun. Padahal, saat musim utara seperti sekarang ini, ayam cukup diminati masyarakat sebagai pengganti ikan karena minimnya pasokan.

"Memang dalam berita itu tidak menyebutkan orang. Tapi, ternak ayam yang saya kelola termasuk yang terbesar di Ranai dan kami merupakan satu-satunya pemasok daging ayam di kota itu," katanya.

Menurut Syahril, saat berita itu muncul ia langsung terbang ke Natuna untuk memastikan kebenaran dari berita tersebut. Bahkan, ia sengaja mengajak salah seorang petugas dari Dinas Kesehatan Natuna untuk mengecek kondisi daging ayam miliknya. Dari hasil pemeriksaan petugas Dinas Kesehatan, tidak menemukan daging ayam miliknya yang mengandung formalin.

"Untuk menentukan daging ayam atau ikan mengandung formalin tidak bisa langsung serta merta begitu. Melainkan harus ada uji lab dahulu. Setelah ujilab dilakukan, baru bisa ketahui apakah daging tersebut mengandung formalin atau tidak. Sementara waktu untuk melakukan ujilab tidak cukup satu hari, karena harus membawa samplenya ke Tanjungpinang dulu," jelasnya. (sfn)


Share

Newer news items:
Older news items: