Meski masih diselimuti rasa was-was, di hari perdananya tersebut, sebanyak 27 unit armada diturunkan ke jalan raya Batam. Namun masih sistem on call alias sistem panggil.
Manager Operasinal Taksi Blue Bird Batam, Sutrisno mengatakan pihaknya sangat berterima kasih atas kepercayaan yang diberikan masyarakat dan juga pihak keamanan, karena keduanya menjadi dasar pengoperasian armadanya.
" Ini semua karena dukungan masyarakat dan pihak keamanan, yang dijawab secara tegas melalui keluarnya izin dari Pemko," ujar pria yang akrab disap Tris ini, Senin (28/1).
Untuk tahap awal ini, lanjut Tris, pihaknya memberikan pelayanan dari pukul 09.00 WIB hingga pukul 24.00 WIB. Dan ditarget jika semua berjalan lancar, pihaknya akan memberikan lebih pagi lagi.
Sontak saja, pengoperasi blue bird menjawab keraguan masyarakat yang sebelum pesimis taksi ini bisa beroperasi di Batam. Sehingga saat beroperasi tak sedikit pengemudi jalan raya merasa kagum dengan keberadaan blue bird.
" Wow ada blue bird melintas di jalan raya Batam," ujar salah seorang pengendara motor ketika melihat salah satu armada blue bird melintas di simpang empat Baloi.
Amril, salah seorang dari 27 sopir blue bird yang hari ini beroperasi, mengatakan sangat bersyukur dengan pengoperasian blue bird. Pasalnya, nasib dirinya bersama teman-teman tidak lagi terkatung-katung, setelah beberapa lama menunggu.
" Syukur mas, karena saya sempat simpan seragamnya karena ragu bisa beroperasi," ujar Amril, pengemudi armada blue bird D 039.
Untuk informasi, tarif taksi blue bird diwajibkan menggunakan argo meter. Dimana untuk buka pintu dikenakan biaya Rp7 ribu, sementara setiap kilo meternya kemudian penumpang dikenakan biaya Rp4 ribu.
" Wajib menggunakan argo, ini sudah protap," imbuh Amril ke awak media.
Sebagai diketahui perushaan jasa transportasi Blue Bird akhirnya bisa beroperasi di Batam, setelah ada kesepakatan bersama antara perusahaan taksi di Batam dan juga Pemko Batam, tentang pengoperasian Blue Bird. (ays).
- Mahasiswa Kepri Tagih Kasus Gandasari
- BP Batam Target Pendapatan Sektor Transportasi Rp244 M
- Masyarakat Pulau Tanggapi Isu Bentrok Nelayan
- 2013, Kuota Solar Kepri Dikurangi
- Penduduk Belian, Kecamatan Batam Kota Terpadat Se-Kepri
- Setahun, Kebakaran Lahan di Batam Capai 50 Hektar
- Dewan Kota Batam Sikapi Barang Elektronik Tak Sesuai SNI
- ATB Terapkan H2H Billing System
- Pemko Batam Angkat 91 Honerer Jadi PNS
- Buruh Tak Dilibatkan, Sidang Gugatan UMK Batam 2013 Digelar
- Hati-hati Pilih Perguruan Tinggi
- Tak Bayar Upah Sesuai UMK Akan Diberi Sanksi
- Posyandu Seilangkai Terbengkalai
- Wakapolsek Belakangpadang Pukul Buruh Bangunan
- Batam Butuh Tambahan Kuota BBM
- Harga Sembako di Batam Tetap Tinggi Hingga Maret
- UKM Dapat Kurangi Kriminalitas
- Warga Nganjuk Dirikan Pawang
- Pembunuhan Terhadap Hanafi, Dua Orang Ditahan, Satu DPO
- Warga Pulau Terung Dambakan Jembatan



