"Saya berharap, pemerintah memperhatikan jeritan hati kami ini. Apalagi perairan itu selama ini banyak ikannya," ungkap Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Pulau Terung, Nahar Umar, Senin (28/1) di Baloi.
Nahar mengaku keluhan masyarakat ini sudah disampaikan secara lisan kepada pihak desa, kecamatan, Dinas KP2 dan anggota DPRD Batam ketika mereka mengunjungi Pulau Terung beberapa waktu lalu. Namun sampai saat ini, aspirasi itu tidak pernah ditanggapi.
"Karena aspirasi itu tidak pernah digubris. Saya berinisiatif mendatangi Sekretariat DPD Partai Gerindra Batam untuk meminta agar persoalan ini juga diperjuangkan oleh partai tersebut. Apalagi, Ketua Gerindra Batam merupakan anak kami juga," kata Nahar.
Sebenarnya kata Nahar, para nelayan tidak keberatan jika kapal mau labuh jangkar di sekitar perairan Pulau Nipah Namun katanya, para nelayan meminta agar labuh jangkar kapal yang diperkirakan ada belasan tersebut bisa diatur dengan baik, tanpa mengganggu daerah tangkapan nelayan.
Lagian juga kata Nahar, para nelayan butuh kawasan itu untuk menangkap ikan bukan selamanya juga. Sebab sebagian besar nelayan cendrung menangkap ikan di kawasan itu dari Bulan November sampai April. Karena di pada bulan-bulan itu musim ikan berkumpul.
"Kami para nelayan berharap betul kepada pemerintah untuk memerhatikan ini. Tolonglah ditertibkan. Itu jika memang kapal punya izin," katanya.
Ketua DPC Partai Gerindra Batam, Iman Sutiawan yang menerima keluhan nelayan Pulau Terung itu berjanji siap menyampaikan aspirasi tersebut ke pihak terkait. Kata Iman, dirinya juga akan mendatangi pihak-pihak berkepentingan dengan masalah tersebut.
"Kita akan perjuangkan aspirasi ini. Apalagi ini terkait nasib nelayan yang memang menggantungkan hidup di daerah tangkapan. Kami bisa merasakan kesusahan ini," kata Iman. (fur)
- Mahasiswa Kepri Tagih Kasus Gandasari
- BP Batam Target Pendapatan Sektor Transportasi Rp244 M
- Masyarakat Pulau Tanggapi Isu Bentrok Nelayan
- 2013, Kuota Solar Kepri Dikurangi
- Penduduk Belian, Kecamatan Batam Kota Terpadat Se-Kepri
- Setahun, Kebakaran Lahan di Batam Capai 50 Hektar
- Dewan Kota Batam Sikapi Barang Elektronik Tak Sesuai SNI
- ATB Terapkan H2H Billing System
- Pemko Batam Angkat 91 Honerer Jadi PNS
- Buruh Tak Dilibatkan, Sidang Gugatan UMK Batam 2013 Digelar
- Hati-hati Pilih Perguruan Tinggi
- Tak Bayar Upah Sesuai UMK Akan Diberi Sanksi
- Posyandu Seilangkai Terbengkalai
- Wakapolsek Belakangpadang Pukul Buruh Bangunan
- Batam Butuh Tambahan Kuota BBM
- Harga Sembako di Batam Tetap Tinggi Hingga Maret
- UKM Dapat Kurangi Kriminalitas
- Warga Nganjuk Dirikan Pawang
- Pembunuhan Terhadap Hanafi, Dua Orang Ditahan, Satu DPO
- Warga Pulau Terung Dambakan Jembatan



