Senin06092014

Last update12:00:00 AM

Back Batam ATB Terapkan H2H Billing System

ATB Terapkan H2H Billing System

BATAM CENTRE (HK)- PT. Adhya Tirta Batam (ATB) mulai 1 Februari ini akan menerapkan Host to Host (H2H) Billing System. Dalam menerapkan sistem tersebut, perusahaan air yang sudah beroperasi sejak tahun 1995 itu menggandeng PT. Pos Indonesia.

Sistem yang menggantikan On-Line Payment-Point to Host (Basis2) itu akan lebih memudahkan pelanggan membayar tagihan air. Bila sebelumnya pembayaran tagihan air tidak dapat dilakukan di luar Kota Batam, kini pelanggan dapat membayar tagihan air di seluruh Indonesia melalui kantor pos terdekat.

“ Tempat pembayaran tagihan air akan lebih terjangkau oleh pelanggan. Apalagi PT. Pos sudah tersebar di seluruh Indonesia. Untuk wilayah Batam saja ada 151 tempat pembayaran tagihan air. Lebih banyak dibanding sebelumnya yang hanya 36 tempat pembayaran tagihan air,” ujar Billing and Customer Account (BICA) Manager, Wahyu Widiyanto, kemarin.

Tak hanya lebih mudah membayar tagihan air, mulai 1 Februari 2013, pelanggan juga dapat mengakses informasi tagihan air terkini melalui website resmi ATB, www.atbbatam.com. Sehingga, saat akan membayar tagihan air, pelanggan sudah tahu berapa uang yang harus disiapkan.

“ Untuk Februari hingga 1 Maret 2013 semua pelanggan dapat melihat tagihan air melalui web. Namun setelah tanggal tersebut, hanya pelanggan yang terdaftar yang dapat mengakses tagihan air ATB. Hal itu kami lakukan untuk menghindari calo atau pihak yang tidak bertanggung jawab yang mungkin memanfaatkan fasilitas web-billing online ATB,” jelasnya.

Mulai 1 Februari 2013, ATB akan membuka pendaftaran online melalui website resmi ATB. Pelanggan hanya tinggal memasukan alamat surat elektronik (email), nomor langganan, dan nomor telepon yang dapat dihubungi. Biaya pendaftaran tersebut gratis, tidak dipungut biaya apapun. ATB juga menjamin kerahasiaan data pelanggan.

“Tak hanya untuk tagihan bulan berjalan, mulai 1 April 2013, pelanggan juga dapat melihat tagihan bulan-bulan sebelumnya, maksimal hingga tiga bulan ke belakang. Selain itu, bila ada keganjilan mengenai tagihan air, pelanggan juga dapat menanyakan secara langsung melalui chatting online ATB. Keluhan tersebut akan dilayani oleh petugas khusus dari call center. Namun layanan chatting itu baru dapat dinikmati pada bulan Maret dan khusus untuk pelanggan yang sudah terdaftar,” urainya.

Selain melalui website resmi ATB, perusahaan yang sudah beroperasi sejak tahun 1995 itu juga menyediakan informasi tagihan air online melalui call center ATB di nomor telepon 0778 467111 ext.1, surat elektronik dengan alamat [email protected] dan Multimedia KIOSK Billing Information yang akan disediakan di kantor pusat dan kantor cabang ATB mulai Mei 2013

“Namun dengan adanya sistem pembayaran baru tersebut akan berimbas pada layanan melalui SMS. Fitur pertanyaan tagihan melalui SMS akan dimatikan sementara per 31 Januari 2013 dan digantikan dengan fitur Web-Billing System,” terangnya.

Tak hanya itu, kerjasama yang akan berlangsung selama dua tahun itu juga akan merubah sistem kerjasama dengan pengelola tempat pembayaran (payment point). Bila sebelumnya ATB langsung bekerjasama dengan payment point, kini seluruh payment point akan dikelola oleh PT. Pos Indonesia.

“H2H Billing System juga membuat kami tidak lagi mengelola secara langsung payment point. Nanti PT. Pos yang akan bekerjasama dan mengelola payment point tersebut. Bila ada payment point yang sudah bekerjasama dengan ATB dan ingin melanjutkan kerjasamanya harus menghubungi PT. Pos,” jelasnya.

Wahyu melanjutkan, pra percobaan Host to Host Billing System sudah dilakukan sejak Desember 2012 dan percobaan sudah dilakukan pada Januari 2013. PT. Pos juga sudah menginstall server di ATB. Selama masa percobaan tersebut tidak ada masalah yang berarti.

“Pelanggan tidak perlu khawatir terkait perubahan sistem ini karena ATB sudah mempersiapkannya dengan matang. Kami juga menerapkan jaminan service layanan (Service Level Agreement) ke PT. Pos sehingga pelayanan pelanggan terkait pembayararan rekening air akan tetap optimal,” janjinya.

Wahyu menuturkan, Host to Host Billing System dilakukan untuk menghindari kendala sistem yang mungkin terjadi. Bila sistem di ATB terjadi masalah, dikhawatirkan semua koneksi data pelanggan tersebut akan bermasalah. Namun, bila bekerjasama dengan pihak kedua diharapkan semua proses operasional menjadi lebih efiesien dan sistem di ATB lebih aman karena tidak langsung terhubung dengan Billing System. ATB dan PT. Pos sudah mempersiapkan Server tersendiri untuk koneksi, updating dan penyimpanan data dari dua belah pihak.

“Agar pelanggan lebih mudah membayar tagihan air, kami juga sedang mempersiapkan sistem pembayaran secara elektronik melalui ATM, auto debet dan internet banking. Inginnya dijalankan bulan Februari ini, namun masih banyak yang harus disiapkan sehingga sistem pembayaran tersebut rencananya akan diimplementasikan Mei 2013,” tuturnya.(r/lim)

Share