Langkah tersebut dilakukan salah satu organisasi kepemudaan di Batam itu merupakan bentuk wujud kepedulian terhadap ribuan warga yang menjadi korban akibat banjir berkepanjangan di wilayah Jakara dan sekitarnya sejak dua pekan terakhir.
" Bantuan sembako ini merupakan bentuk kepedulian kami (Perpat-red) bagi saudara-saudara kita yang tengah mendapat musibah di Kecamatan Penjaringan Jakarta Utara," kata Ketua DPC Perpat Lubuj Baja, Muhammad Nur, Jumat (2/1).
Kendati bantuan yang diberikan dalam bentuk paket sembako, kata Nur, setidaknya dapat meringankan beban para korban banjir yang hampir satu minggu lebih mengungsi di beberapa posko pengungsian.
Dalam kegiatan sosial tersebut, M Nur didampingi sejumlah pengurus Perpat lainnya langsung menyerahkan paket sembako kepada Ahmadi, Ketua RW 07 Kelurahan Penjaringan, Jakarta Utara.
Ditanya barapa nilai total bantuan yang diserahkan untuk para korban banjir, lebih lanjut M Nur menyebutkan, bantuan dalam bentuk sembako berupa mie instan, susu, minyak goreng dan beras. Bila ditotalkan keseluruhannya lebih dari Rp17 juta.
"Memang bila dibandingkan bantuan kami ini dengan donatur lain tidak ada apa-apanya. Namun begitu, setidaknya kami satu-satunya organisasi kepemudaan di Batam ini yang peduli dengan penderitaan saudara-saudara kita di Jakarta ini. Jadi sekali lagi, jangan dilihat dari besar kecil batuannya," ujar M nur.
Setelah memberikan bantuan kepada korban banjir di Jakarta, dalam waktu dekat, kata M Nur, Perpat Lubuk Baja juga akan mengagendakan kegiatan bhakti sosial di lima kelurahan yang ada di Kecamatan Lubuk Baja.
Bhakti sosial yang dimaksud di antaranya, melakukan gotong-royong massal, pembagian paket sembako serta penyemprotan nyamuk (fogging) di beberapa titik lokasi yang dianggap rentan terhadap penyakit DBD.
Sementara itu Wakil Ketua I DPD Perpat Kota Batam, Irawan menyampaikan apresiasinya kepada DPC Perpat Lubuk Baja. "Kita sangat mendukung dan memberikan apresiasi kepda DPC Perpat Lubuk Baja yang cukup peduli dengan memberikan bantuan penderitaan kepada para korban bajir di wilayah Penjaringan Jakarta Utara baru baru ini," kata Irawan yang akrab disapa Indra, Jumat (2/1).
Untuk itu Indra menyerukan, kegiatan serupa hendaknya juga dapat dilakukan oleh organisasi kepemudaan lainnya di Kota Batam. Tidak hanya terhadap korban bencana di daerah sendiri, tetapi juga terhadap para korban yang tertimpa bencana di luar Batam.(afr)
- 1,21 Juta Wisman Masuk Batam Selama 2012
- PT Glory Point Masih Membandel
- Tim Labfor Selidiki Kematian Memeh
- Transaksi di ATM BCA Mengecewakan
- Pendapatan BP Batam dari Pelabuhan Domestik Rp8,69 M
- Hotel dan Restauran di Batam Harus Ada Sertifikat Halal
- Polisi Periksa 9 Saksi, Keluarga Memeh Tolak Otopsi
- Buku Chairul Tanjung dan Dibagikan ke Panti Asuhan
- BNN Sosialisasi Bahaya Narkoba di SMAN 17 Batam
- Nelayan Lima Pulau di Batam Tolak Keterlibatan GPNPI
- Tim Terpadu Tunggu Distako Batam Bongkar Bangunan Milik Glory Point
- Mulai Hari Ini, Mobdis di Batam Wajib Gunakan Pertamax
- PA Batam Cabut Surat Nikah Pasangan Sejenis
- DPRD Palu Kunjungi DPRD Batam
- OJK Fasilitasi Pemko Batam dan Bumi Asih
- Makam Tua di Batam Dirusak OTK
- Pemko Batam Anggarkan Rp2,1 M untuk Transportasi Siswa Hinterland
- RSOB BP Batam Pilih 3 Pemenang Lomba Menulis Diabetes Melitus
- Manajemen Batavia Air di Batam Menghilang
- Sidang UMK Batam, PTUN Tolak Permohonan UKM



