Jumat02082013

Last update12:00:00 AM

Back Batam Urus IMB, Glory Point Surati Walikota Batam

Urus IMB, Glory Point Surati Walikota Batam

BATAM CENTRE (HK) - PT Glory Point terus berupaya mengurus izin mendirikan bangunan (IMB) ruko di Batuaji yang kini sedang dibangunnya. Namun proses izin yang diajukannya itu tidak sesuai prosedur sebagaimana mestinya. Caranya dengan menyurati langsung Walikota Batam.

" Mereka (PT Glory Point) pernah menyurati Pak Walikota tentang kepengurusan IMB nya, tapi kami kan mempunyai mekanisme, kalau tidak sesuai ya...IMB nya tidak akan dikeluarkan, " ujar Kepala Dinas Tata Kota (Distako) Kota Batam Gintoyono, kemarin.

Ia mengatakan, jika tidak sesuai dengan mekanismenya, maka IMB nya tetap tidak akan dikeluarkan oleh Distako. Gintoyono menegaskan, terkait ruko milik PT Glory Point di Batuaji yang belum dilengkapi IMB, pihaknya akan tetap menunggu hingga 2 minggu kedepan. Jika sampai dua minggu tidak ada kejelasan, maka tim terpadu yang memiliki kewenangan untuk menertibkan bangunan PT Glory Point itu.

" Kita sudah layangkan surat peringatan ketiga ke PT Glory Point. Tapi sampai saat ini PT Glory Point tak kunjung merespon surat peringatan tersebut, padahal kita sudah memberikan waktu satu bulan ke mereka untuk mengurus IMBnya," katanya.

Yang jelas, lanjut Gintoyoni, pihaknya akan menunggu hingga pertengahan Februari ini, kalau mereka (PT Glori Point) tidak juga mengurus segala kekurangannya, maka Gintoyono akan surati tim terpadu untuk melakukan penertiban.

Pantauan Haluan Kepri di depan perumahan Anggrek Permai, di kawasan perumahan tersebut, bedeng milik PT Glory Point berdiri permanen, dan bahkan sejumlah bangunan sudah ditempati oleh pembelinya.

Sementara pembangunan rumah toko (ruko) tiga lantai di lahan fasilitas umum dan row jalan Danau Merah, Kelurahan Buliang, Batuaji masih terus berlanjut. Ancaman bongkar paksa oleh Distako Batam, karena bangunan tersebut tidak mengatongi surat izin mendirikan bangunan (IMB), hanya dianggap angin lalu saja.

Pekerjaan pembangunan ruko tiga lantai itu hampir rampung. Meski tidak banyak yang bekerja di tempat itu, tapi terlihat jelas kalau aktivitas pekerjaan di ruko tersebut masih berlangsung. Para pekerja mulai memasukan oksigen ke ruko tersebut untuk mengerjakan sesuatu. (byu)

Share

Newer news items:
Older news items: