Karutan Batam, Anak Agung Gde Krisna mengatakan pada Minggu (3/2) kemarin ada dua warganya yang datang ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Embung Fatimah Batam untuk memeriksakan kehamilannya, salah satu diantaranya langsung melahirkan.
" Dua orang, tapi satu orang yang melahirkan dan satunya lagi dipulangkan setelah chek up," ujar Agung kepada Haluan Kepri, Senin (4/2).
Lebih lanjut disampaikan, bahwa warganya yang melahirkan tersebut merupakan Narapidana dalam kasus Narkoba yang sedang menjalani sisa tahanannya di Rutan Baloi. "Dia (Rosmawati, red) warga binaan dalam kasus Narkoba," katanya.
Menyangkut keberadaan Bayi yang dilahirkan oleh warganya, lanjut Agung, pihaknya memberikan kompensasi demi keberlangsungan hidup bayinya, dimana yang bersangkutan diberikan kesempatan untuk membawa bayinya ke sel tahanan.
"Dia dapat dispensasi membawa bayinya ke sel tahanan perempuan," ungkapnya.
Selain itu, ibu dan bayinya juga memperoleh kesempatan untuk memeriksakan kesehatannya sewaktu-waktu ada gangguan kesehatan keduanya. Dimana pelayanan ini di peroleh di klinik Rutan dan bisa dirujuk ke Rumah Sakit.
"Pemeriksaan kesehatan sewaktu-waktu bisa diperoleh," pungkasnya..
Humas RSUD Embung Fatimah Batam, Cut Cuspida yang dikonfirmasi kemarin mengatakan, awalnya dua orang wanita tahanan Rutan Baloi yang memeriksakan kehamilannya di rumah sakit itu. Setelah menjalani pemeriksaan, ternyata hanya satu orang yang melahirkan yaitu Rosmawati dengan jenis kelamin bayi laki-laki.
“ Rosmawati melahirkan secara caesar, jenis kelaminya bayi laki-laki dengan berat badan bayi 3 kilogram dan panjang 48 cm,” kata Cut.
Cut mengatakan ketika proses persalinan Rosmawati tak seorang pun yang bisa keluar masuk,. karena kamar tersebut dijaga petugas Rutan, Baloi.
" Petugas Rutan Baloi mengawal ketat atas kelahiran anaknya itu, dan tidak bisa masuk siapa-siapa kecuali keluarga Rosmawati sendiri," imbuhnya. (ays/cw71)
- Granat Nilai Penegakan Hukum Kasus Narkoba Lemah
- PLTU Tanjung Kasam Tanggung, Batam Biaya Berobat
- Pembinaan Koperasi Tidak Maksimal
- Pemko Batam Akan Data 20.000 PKL
- WNA Malaysia Bawa Sabu Seberat 3 Kilogram
- Polda Kepri Gelar Maulid Nabi
- Polda Kepri Buka Layanan Call Center 110
- Impor Hortikultura Akhirnya Dilimpahkan ke BP Batam
- Hari Ini Ribuan Buruh Batam Turun ke Jalan
- Perizinan Impor Hortikultura di BP Batam
- Hotel dan Restauran di Batam Harus Ada Sertifikat Halal
- Pendapatan BP Batam dari Pelabuhan Domestik Rp8,69 M
- Transaksi di ATM BCA Mengecewakan
- Tim Labfor Selidiki Kematian Memeh
- PT Glory Point Masih Membandel
- 1,21 Juta Wisman Masuk Batam Selama 2012
- Tongkang dan Ferry Bersenggolan
- Batam Layak Dimekarkan Jadi 22 Kecamatan
- Ikan Dingkis di Batam Rp40-60 Ribu per Kg
- Dinkes Batam Bagikan Vaksin Kaki Gajah



