Jumat02152013

Last update12:00:00 AM

Back Batam Haluan Kepri Peringati HPN

Haluan Kepri Peringati HPN

Wartawan Terbaik Dapat Penghargaan

BATAM (HK)- Sempena Hari Pers Nasional (HPN) ke-67 yang jatuh pada Sabtu (9/2), Harian Umum Haluan Kepri turut memperingatinya. Seluruh karyawan, termasuk pimpinan koran ini menggelar upacara di Gedung Batam Press, Kantor Haluan Kepri di Bengkong Garama, Batam.

Layaknya sebuah upacara peringatan hari besar nasional, HPN yang diperingati Haluan Kepri juga dilaksanakan dengan cara khidmat. Upacara peringatan HPN mengikutsertakan semua karyawan Haluan Kepri. Mulai dari inspektur upacara, komandan upacara, pengibar bendera, pembaca teks UUD 1945, teks Pancasila, kode etik jurnalis, serta peserta upacara semuanya adalah pimpinan dan karyawan Haluan Kepri.

Upacara HPN yang mulai digelar pukul 09.00 WIB, cukup mencuri perhatian warga maupun pengguna jalan yang kebetulan melintas di Jalan Yos Sudarso, depan Kantor Haluan Kepri. Sejumlah warga juga tampak mendekati pintu gerbang kantor koran ini, lalu mengikuti proses jalannya upacara. Pengemudi dan pengendara motor pun melemparkan pandangan mereka melihat prosesi upacara.

Wakil Pimpinan Umum (Penanggung Jawab) Haluan Kepri Sofialdi, selaku inspektur upacara peringatan HPN ke-67 dalam amanatnya mengajak semua karyawan turut mengenang jasa para pendiri pers di Indonesia. Sofialdi juga mengajak semua karyawan, khususnya wartawan memegang teguh kode etik jurnalis dalam menjalankan tugas.

"Peringatan HPN ke-67 ini sebagai wujud syukur Haluan Kepri yang telah ikut mengisi dan mewarnai kehidupan bermasyarakat di Provinsi Kepri tercinta ini," ucapnya.

Lanjut Sofialdi, insan pers Haluan Kepri harus mampu menjalankan tugas secara profesional, independen dan menjunjung tinggi UU Pers No 40 tahun 1999. Untuk dapat menjalankan tugas tersebut, kata dia, setiap insan pers harus memahami kode etik, sehingga berita yang dimuat di koran dapat memberi dampak besar terhadap pembangunan negeri ini.

"Kita berharap tulisan kita dapat memberikan informasi, edukasi dan kontrol sosial kepada masyarakat," imbuhnya.

Dalam amanatnya, Sofialdi juga menyinggungt soal lahirnya Hari Pers Nasional. Katanya, hari pers berawal dari pertemuan di Gedung Museum Pers Solo pada 9 Februari 1946. Saat itu dibentuk wadah pers, yakni Persatuan Wartawan Indonesia (PWI).

Namun perlu perjuangan panjang dan melelahkan, karena tidak serta merta pada saat itu langsung ditetapkan tanggal 9 Februari sebagai Hari Pers Nasional. Baru pada Kongres PWI ke-16 Padang kemudian diusulkan ke pemerintah.

"Tujuh tahun kemudian baru disepakati, itulah sejarah panjang. Karenanya kita berharap ada pemaknaan yang diberikan pada HPN ini," tutur Sofialdi.

Sementara itu, Pemimpin Redaksi Haluan Kepri Rinaldi Samjaya sebelum upacara dimulai mengatakan, ada beberapa makna penting dalam upacara HPN tahun ini. Pertama, meningkatkan nasionalisme. Kedua, mengingatkan kembali sejarah lahirnya pers dan bagaimana perjalanannya.

Ketiga, mengingatkan pentingnya setiap insan pers memahami kode etik jusnalistik, dan terakhir tentang pentingnya tugas dan peran pers dalam ikut membangun negeri ini.

"Ini ulang tahun kita semua, setidaknya dengan peringatan seperti ini kita dapat lebih meningkatkan lagi peran kita ke depan," ujarnya.

Serahkan Penghargaan

Momentum HPN ke-67 juga dijadikan saat yang tepat bagi manajamen Haluan Kepri untuk memberikan penghargaan kepada karyawan terbaiknya. Ada empat kategori penghargaan yang diberikan, yakni reporter terbaik, redaktur terbaik, karyawan tertua dan termuda, serta karyawan yang sudah lama bekerja.

Hal yang membuat peserta upacara tercengang, yakni ketika Sofialdi mengeluarkan dompet dan menyerahkan beberapa lembar uang kepada karyawan terbaik. Momen itu terjadi saat Sofialdi menyerahkan piagam kepada Amir Yunus (reporter) dan Sofyan (redaktur).

Selanjutnya, secara bergantian Sofialdi dan Rinaldi Samjaya, serta Pimpinan Perusahaan Indra Helmi menyuapkan langsung potongan kue kepada karyawan berprestasi lainnya.

"Selamat Hari Pers, dan selamat untuk kita semua," kata Sofialdi usai upacara. (ays/and)

Share

Newer news items:
Older news items: