Minggu02172013

Last update12:00:00 AM

Back Batam Babak Belur setelah Dianiaya Teman Sendiri

Babak Belur setelah Dianiaya Teman Sendiri

SAGULUNG (HK) - Agung Suprotomo (20) warga Kavling Lama, Sagulung, Batam babak belur setelah dianiaya oleh, Yosep Purap (20) temannya sendiri. Kejadian ini hanya sepele. Gara-gara karburator sepeda motor milik Yosep yang dijaminkan kepada Agung itu, hilang.

Peristiwa penganiyaan itu terjadi, Sabtu (9/2) malam lalu. Yosep Purap mengaku, karburator sepeda motor miliknya yang dijaminkan Agung sudah tidak ada lagi. Padahal sebelumnya, karburator motor saat dijaminkan masih ada, ketika Agung pinjam uang milik Yosep Rp 50 ribu.

Karena tidak ketemu Karburatornya, Yosep pun langsung mendatangi Agung dan langsung menanyakan barang yang dijaminkan itu. Agung pun saat itu mengaku kalau dia mengambil kembali karburator miliknya itu dari rumahnya tanpa sepengetahuan Yosep.

"Seharusnya dia (Agung) beritahu saya lah. Namun malah bilang, ini barangku, kalau aku ambil kamu mau apa,"ungkap Yosep menirukan ucapan Agung saat itu.

Mendengar ucapan Agung seperti itu, Yosep pun naik pitam. Sehingga terjadi lah perkelahian. Yosep mengaku penganiyaan itu bukan dirinya yang memulai. Bahkan Yosep mengaku tangan sebelah kirinya sempat digigit Agung.

"Ini bekas gigitan Agung. Tapi malah saya dilaporkan ke polisi, Saya bingung bang. Penampilan rambut saya memang aneh pak seperti Avatar, tapi bukan saya yang memukul duluan melainkan Agung yang duluan pukul saya,"katanya membela diri.

Sementara, Agung Suprotomo sendiri membantah kalau karburator motornya itu dijaminkan karena meminjam uang Rp 50 ribu. Dia sendiri hanya menitipkan saja karburator motor ke tempat Yosep.

"Karburator motor itu mau saya pakai, jadi saya ambil dari rumahnya. Waktu itu tidak ada Yosep, karena butuh saya ambil saja tanpa beritahu dia (Yosep red). Masa wajah saya babak belur gini, masih dituduh memukul duluan," terang dia.

Pihak kepolisian Polsek Sagulung yang menerima laporan tersebut, awalnya sedikit ada kesulitan untuk mengamankan Yosep Purap. Sebab, yang bersangkutan langsung lari dan sembunyi, bahkan saat mau diamankan Yosep Purap sempat melawan kepada anggota polisi saat itu. Meski melakukan perlawanan, polisi langsung membekuknya. (cw71)

Share

Newer news items:
Older news items: