BATAM - Ketua Komite IV Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Republik Indonesia (RI), Drs Zulbahri memproyeksikan APBD Provinsi Kepulauan Riau dan khususnya di kawasan Batam Bintan Karimun (BBK) bakal melejit. Ini jika revisi UU nomor 20/1997 tentang Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) selesai dan disahkan.
"Kepri punya banyak sekali potensi PNPB. Ada jasa labuh jangkar yang ada di perairan BBK, jasa Tenaga Kerja Asing, parkir pesawat, Uang Wajib Otorita Batam (UWTO), biaya pengurusan paspor yang banyak dilakukan di Batam dan kawasan BBK dan banyak potensi lainnya," kata Zulbahri, di sela-sela acara Uji Sahih Revisi UU nomor 20/1997 tentang PNBP, Rabu (13/2) di Planet Holiday, Jodoh.
Kegiatan serupa juga dilaksanakan di Bali. Karena Kepri dan Bali punya keunggulan tersendiri dalam menyumbang PNBP.
Lebih jauh disampaikan, revisi UU nomor 20/1997 tentang PNBP dilakukan dalam rangka mengakomodir semangat otonomi daerah dalam UU nomor 32 tahun 2004.
"Sebagai senator asal Kepri kita mengusulkan agar pembagian PNBP terhadap daerah dalam UU itu bisa fifty-fifty dengan pusat. Saya pikir, ini juga bagian dari suara dari DPD lainnya," kata mantan Kepala Dinas Pendidikan Kota Batam ini.
Terus Naik
Disinggung kehadiran dirinya yang dipercaya sebagai Ketua Komite IV DPD RI cukup memberi pengaruh positif bagi Kepri? Zulbahri mengaku secara tidak langsung sepertinya memberi pengaruh. Sebab, bersama dengan anggota DPD RI lainnya, pihaknya terus mendorong aspirasi pembangunan masyarakat Kepri di DPR RI.
"Secara umum, kalau kita amati seluruh APBD kabupaten/kota di Kepri terus naik. Ini kita terus perjuangkan di pusat. Karena Kepri sebagai kawasan etalase Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) perlu mendapatkan perhatian lebih dari pemerintah pusat khususnya pembangunan infrastruktur yang memadai," katanya. (fur)
- TNI AD Terus Bersinergi Membangun Batam
- HP Masuk Batam Capai 70 Ribu per Bulan
- Istri KASAD Kagumi Kerajinan Batam
- Apindo Batam Tolak Eksepsi Pemerintah
- Polda Kepri Butuh Tambahan 6100 Personil
- Kasus Dugaan Korupsi di Disospem Kota Batam
- Usaha Nelayan di Batam Dapat Bantuan Rp100 Juta
- Kapolsek Akui Illegal Logging Marak di Batuaji, Batam
- Flu Burung Serang Batam, Unggas Dilokalisir dan Dimusnahkan
- Maling Bawa Kabur Rp174 Juta, Gondol Kios Mediasel di Tiban, Batam
- Registrasi Plat X ke Z di Batam Baru 67 Persen
- DPRD Batam Akan Hearing Empat Sekolah
- Segera Dibangun Masjid di Hang Nadim, Batam
- Peralihan Aset TPA di Batam Makan Waktu Lama
- BK DPRD Kota Batam Pelajari Kasus Bagi-bagi Fee Alkes
- BPOM Kepri Amankan Minuman Kaleng tak Berizin
- Dugaan Korupsi di Disospem Batam, Distributor Sembako Bertanggungjawab
- Polda Kepri Kembalikan Berkas PT Gandasari ke Kejati
- Kasus Kapal 'Kencing' BBM
- Maulid Nabi Momentum Bagi Mahasiswa Berbenah
