"Latihan ini sebagai bentuk persiapan untuk membantu Pemko jika sewaktu-waktu ada bencana," ujar Ahmad Rizal Ramdhani beberapa waktu lalu.
Selain tanggap darurat, baru-baru ini, TNI AD bersama dinas terkait melakukan latihan pembibitan tanaman buah dan sayur. Latihan ini sebagai wadah pembekalan untuk memberikan ilmu bagaimana melakukan pembibitan menuju Batam yang hijau.
"Yang sudah dapat pelatihan ini, akan terjun mendistribusikan ilmunya ke masyarakat bagaimana melakukan pembibitan," kata Ahmad Rizal ketika membuka pelatihan pembibitan di daerah Jembatan IV Barelang belum lama ini.
Untuk kegiatan pengamanan yang sifatnya insidentil, baik Kodim 0316 Batam dan Yonif 134 TS, setiap saat berupaya membantu polisi setempat ketika terjadi demonstrasi, seperti halnya ketika aksi demonstrasi para buruh terkait UMK.
"Kita sifatnya membantu, seluruh kekuatan kita siap turun membantu mengamankan jika terjadi anarkis," katanya di tengah-tengah meninjau langsung demonstrasi beberapa waktu lalu.
Semua rangkaian kegiatan ini dilakukan kata Dandim ini guna menciptakan kondisi Batam yang kondusif. Sehingga keberadaan Batam sebagai Kota industri dan kota MICE bisa terwujud.
KSAD Kunjungi Kepri
Dalam upaya menjaga kondisi Kepri yang aman dan kondusif, Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD), Jenderal TNI Pramono Edhie Wibowo mengunjungi Kepri, khususnya Kabupaten Natuna, Kamis (14/2).
Informasi yang dihimpun, adik kandung Ani Yudhoyono (Isteri Presiden) ini akan mengunjungi langsung sejumlah pulau-pulau terluar di daerah perbatasan yang ada di Natuna dan juga dalam rangka pembentukan Yonif 135 Natuna, sebagai upaya menambah infrastruktur dan SDM pengamanan.
Salah seorang perwira TNI AD mengatakan ada dua hal yang menjadi penekanan dalam kunjungan KSAD ini. Pertama sebagai upaya memberikan perhatian kepada penduduk di pulau terluar. Kedua, upaya untuk membangun kekuatan guna menjaga Natuna dan secara umum Kepri dari berbagai gangguan keamanan luar.
Namun demikian, saat sejumlah awak media hendak menanyakan prihal kunjungan tersebut, Pramono Edhie tak sempat memberikan keterangan lantaran pesawat yang ditumpanginya sudah siap berangkat ke Natuna.
Namun dia berjanji untuk menjelaskan prihal kunjungannya setelah nanti kembali ke Batam dan melanjutkan perjalanan ke Jakarta.
"Maaf, pesawatnya mau berangkat, nanti setelah pulang saya jelaskan tujuan kunjungannya," ujar Pramono Edhie sambil bergegas menuju ke pesawat.
Sebelum bertolak ke Natuna, atau saat transit di ruang VIP Bandara Hang Nadim, Pramono Edhie disambut Danrem 033/WP Brigjen TNI Deny K Irawan, Kapolda Kepri Brigjen Pol Yotje Mende, Danlanal Batam Kolonel Laut (P) Nurhidayat dan Dandim 0316/Batam Letkol Czi Ahmad Rizal Ramdhani.
Sementara dari dijajaran pemerintah sipil, hadir perwakilan Gubernur Kepri, Walikota Batam Ahmad Dahlan, Ketua BP Batam Mustofa Widjaya, Kepala BC Batam Untung Basuki dan sejumlah Kepala Dinas Provinsi Kepri dan Batam.
Dalam kunjungan kali ini, selain didampingi sejumlah petinggi di TNI AD, KSAD juga didampingi langsung istrinya, Candra Kirana Kiki Edhie Wibowo. (ays)
- Senam Sehat Haluan dan BRIS
- Ultah Pasar Pagi Melcem, Jebat Batam Bagikan 2.000 Sembako
- Sistem Pembayaran di Indonesia Belum Terlindungi
- Antrean Solar di Batam Masih Terjadi
- Pelaku Pariwisata Gelar 'Demonstrasi' di Batam
- Dapur Arang di Batam Tidak Ada Izin
- Titus Akan Dipanggil Paksa Bapedalda Batam
- Kompolnas Sesalkan Sikap Kapolresta Barelang
- Komisi IV DPRD Batam Sidak Alkes RSUD
- TPA Punggur Batam Bakal Penuh
- Pansus DPRD Riau Studi Banding ke Kepri
- Penumpang Garuda Semakin Ekslusif
- Komisi I DPRD Batam Kunker ke Manado
- APBD Kepri Bakal Melejit
- Masjid Jabal Arafah, Batam Gelar Tabligh Akbar
- Jamsostek Batam Beri Bantuan Ambulance ke RS Awal Bross
- Dugaan Terima Fee Proyek Alkes RSUD Batam
- Flu Burung Serang Batam
- Illegal Logging Marak di Batuaji, Batam
- Anggota Dewan Batam Dituding Bekingi Pengusaha Gusur Warga
