Pelaku yang diperkirakan berjumlah dua orang masuk ke dalam rumah korban yang dalam keadaan sepi. Diduga pelaku masuk dengan cara merusak pintu kamar dengan menggunakan obeng. Kejadian ini diketahui ketika korban pulang dari tempat kerjanya di Sekupang PT Tanjung Harapan. Korban kaget melihat pintu kamarnya sudah dijebol ketika sampai di rumah kontrakannya.
"Saya kaget. Setelah sampai di depan pintu kamar. Saya melihat pintunya sudah jebol dan gemboknya dirusak. Kemudian, saya cek ternyata uang sama perhiasan sudah tidak ada lagi dilemari," terang dia.
Sebelum berangkat kerja, katanya, dirinya memastikan bahwa pintu sudah terkunci semua bahkan kunci lemarinya disimpan.
"Saya ada curiga yang disamping kamarnya. Sebab, cowoknya datang ke rumah itu tidak menutup pintu teralis. Yang tidak mungkin lagi, mereka tidak mendengar suara apapun kalau pintu rumah saya dirusak maling, kejadian diduga ada permainan orang itu karena dirinya tidak dekat sama korban," lanjut dia.
Korban sempat menanyakan hal itu kepada yang disamping kamarnya, namun mereka tidak mengetahui dan melihat pelakunya masuk.
"Mudah-mudah dengan dilaporkan ke polisi akan terungkap siapa pelakunya dan barang milik saya dapat kembali. Sebab uang dan perhiasan saya tidak ada lagi," ujarnya berharap (cw71)
- Omset Penjualan Ayam di Batam Berkurang
- PMII Kembali Menggelar Aksi Demo
- 77 Persen Warga Batam Sudah Minum Obat Kaki Gajah
- Gerindra Kepri Goro di Aviari
- Mencuri untuk Beli Rokok
- Siswa SMAN 14 Sebar Brosur Keprihatinan
- Penambangan Pasir Darat di Batam Kembali Marak
- Cegah Flu Burung, Ribuan Ayam di Batam Dimusnahkan
- Menyetir Sambil Menelepon, Denda Rp750 Ribu
- 4 Bulan Gaji Tak Dibayar, Buruh PT Agam Patra Batam Mogok
- KAMMI Kepri Usulkan Bank Kepri Berbasis Syariah
- Pelaku Curanmor Dibekuk di Tempat Dugem
- FOK Kepri Terus Berbenah
- Target Retribusi Sampah Batam Rp19 M
- Ayam yang Dimusnahkan Tidak Diganti Rugi
- TPA Punggur Batam Bakal Penuh
- Komisi IV DPRD Batam Sidak Alkes RSUD
- Kompolnas Sesalkan Sikap Kapolresta Barelang
- Titus Akan Dipanggil Paksa Bapedalda Batam
- Dapur Arang di Batam Tidak Ada Izin
