Nagoya (HK)- Masjid Jabal Arafah di Komplek Windsor Center Blok A nomor 09 Lubukbaja, Batam menggelar tabligh akbar, festifal rabana majelis ta'lim se-Kota Batam dan konser musik religi, Jumat, (15/2) malam. Kegiatan itu dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW tahun 1433 H.
Ketua Yayasan Jabal Arafah Batam, Asman Abnur mengungkapkan, kegiatan tersebut merupakan agenda rutin masjid Jabal Arafah untuk memperingati hari-hari besar umat Islam setiap tahunnya. Dengan momen tersebut, selain menjadikan masjid Jabal Arafah sebagai tempat dan sarana beribadah, masjid Jabal Arafah juga sebagai tempat ajang silaturahmi umat Islam lokal maupun manca negara.
" Kita akan mencoba cara baru untuk berdakwah, dengan menghidupkan kembali kegiatan festival rabana majelis ta'lim se-Kota Batam dan konser musik religi. Tujuannya, agar dakwah itu tidak saja bisa disampaikan melalui formal dan pengajian. Tapi, juga bisa lewat seni, budaya dan musik yang bernuangsakan Islami. Bahkan, kalau bisa melalui masjid Jabal Arafah ini, nantinya bisa melahirkan seniman-seniman muda Kota Batam yang berprestasi dikemas dengan cara profisional," kata Asman.
Untuk pembangunan masjid Jabal Arafah saat ini, jelas Asman, baru terselesaikan dalam 40 persen. Rencananya, pembangunan tersebut akan terus dilanjutkan setahap demi setahap, sesuai kemampun. Dengan harapan pembangunan ini bisa mendapatkan dukungan dari pemerintah dan para donatur lainnya.
" Kita membutuhkan dana sekitar Rp36 miliar untuk menuntaskan pembangunan masjid Jabal Arafah. Apapun alasannya, pembangunan ini harus berjalan terus yang dikerjakan sesuai maket. Selain itu, kita berupaya untuk menjadikan masjid Jabal Arafah sebagai salah satu masjid kebanggan warga Batam. Bahkan bisa menjadi Ikon Kota Batam nantinya. Yaitu, sebagai salah satu tempat wisata religi," tutur Asman.
Multi Fungsi
Selain sarana ibadah, JA juga bisa untuk tempat pusat seni, pusat dakwah, pusat pendidikan agama dan mengaji, pusat kreasi kuliner daerah dan perekonomian umat secara syariah. Dengan demikian, remaja akan mudah mendapatkan pekerjaan. " JA akan menjadi mesjid kebanggan bagi kita semua," katanya.
Dikatannya, dengan bernyanyi juga bisa menghasilkan energi yang positif dan motivasi diri. Dari itu, selaku ketua yayasan Arafah, Asman akan terus konsen untuk melakukan pembangunan masjid Jabal Arafah sebagai pusat dakwah dan seni.
"Kita juga akan menyiapkan studio musik untuk para remaja bisa belajar dan berlatih musik di Jabal Arafah. Dengan demikian, remaja akan lebih terarah, bisa menghasilkan suatu keahlian dan prestasi untuk penunjang masa depan mereka," ujarnya..
Tablik akbar tersebut selain dihadiri umat Islam se-Kota Batam, juga dihadiri Gubernur Kepri HM Sani. Bertindak sebagai penceramah dalam tablik akbar tersebut, Prof Dr KH Ali Mustafa Yaqub, MA. (vnr)
- Omset Penjualan Ayam di Batam Berkurang
- PMII Kembali Menggelar Aksi Demo
- 77 Persen Warga Batam Sudah Minum Obat Kaki Gajah
- Gerindra Kepri Goro di Aviari
- Mencuri untuk Beli Rokok
- Siswa SMAN 14 Sebar Brosur Keprihatinan
- Penambangan Pasir Darat di Batam Kembali Marak
- Cegah Flu Burung, Ribuan Ayam di Batam Dimusnahkan
- Menyetir Sambil Menelepon, Denda Rp750 Ribu
- 4 Bulan Gaji Tak Dibayar, Buruh PT Agam Patra Batam Mogok
- KAMMI Kepri Usulkan Bank Kepri Berbasis Syariah
- Pelaku Curanmor Dibekuk di Tempat Dugem
- FOK Kepri Terus Berbenah
- Target Retribusi Sampah Batam Rp19 M
- Ayam yang Dimusnahkan Tidak Diganti Rugi
- TPA Punggur Batam Bakal Penuh
- Komisi IV DPRD Batam Sidak Alkes RSUD
- Kompolnas Sesalkan Sikap Kapolresta Barelang
- Titus Akan Dipanggil Paksa Bapedalda Batam
- Dapur Arang di Batam Tidak Ada Izin
