Mobil Mitsubishi Strum yang tidak diketahui pengemudinya itu kepergok tengah mengisi solar senilai Rp900 ribu ke dalam tankinya. Sopir angkot yang mengetahui kejadian itu, mengamankan mobil berserta sopirnya sebelum diserahkan ke polisi.
Kabid Humas Polda Kepri AKBP Hartono mengatakan mobil tersebut kabur saat digiring ke Mapolresta. "Sewaktu mau digiring ke Polresta mobil dan berserta supirnya kabur di tengah jalan," ujar Hartono yang ditemui di ruang kerjannya di Mapolda Kepri, Selasa (19/2).
Kata Hartono, saat ini pihaknya telah mengamankan security, operator, formen SPBU Ismadi Salam untuk dimintai keterangan kenapa bisa menjual solar bersubsidi kepada satu mobil hingga mencapai Rp900 ribu.
" Yang diamankan security dan operatorSPBU Ismadi Salam, kenapa mereka bisa menjual sebanyak itu,"terangnya.
Direktur Tahanan dan Barang Bukti (Dirtati) AKBP Budhy Wibowo Sumantri yang dikonfirmasi kemarin, terkait barang bukti hasil tangkapan sebuah mobil Mitsubishi Strum pihaknya belum mendapatkan laporan dari anggotanya.
" Saya belum dapat laporan dari anggota karena saya sekarang lagi sakit sudah dua hari tidak masuk kantor. Nanti saya cek dulu keanggota tapi kalau ada anggota Polres biasanya dibawa ke Polres BB nya,"terangnya melalu pesan singkat.
Tiga Operator SPBU Ismadi Salam Terancam Diskore
Tiga karyawan SPBU Ismadi Salam yang ketahuan menjual solar kepada mobil Mitsubishi Strum hingga mencapai Rp900 ribu terancam diskore oleh majikannya. Menurut Syahbudin, Formen SPBU Ismadi Salam ketiga rekannya yang kedapatan melakukan pengisian solar ke mobil Mitsubishi Strum hingga Rp900 ribu terancam diberi sanksi.
"Kalau sangsi ada mas, tapi berupa apa saya tidak tau juga. Tapi biasanya diskor,"terangnya.
Saat ditanya pada hari ini (Selasa-red) apakah rekan kerjanya tersebut sudah masuk kerja kembali seperti biasa usai kejadian tersebut, dia menjawab, kalau sesuai dengan jadwal pada pagi hari ini seharunya masuk kerja. Tapi karena dia tidak datang dirinya yang seharunya masuk siang, diminta untuk masuk pagi.
" Saya seharunya masuk siang, tapi karena dia tidak datang saya diminta untuk menggantikannya di pagi hari,"terangnya.(jua)Share
Newer news items:
- Puluhan Motor Kena Razia di Batam
- Komisi IV DPRD Batam Kecewa Disdik
- Polisi Tangkap Satpam Pengedar Sabu di Batam
- Wawako Batam Tangkap Pelansir Solar
- 4 Warga Myanmar Ditangkap di Batam
- Pemko Batam Minta Dihibahkan TPA Punggur
- Buruh PT Utama Indah Group, Batam Mogok
- Anggota DPRD Batam Dituntut Bayar Sukses Fee Rp1,6 M
- BP Batam Ancam Bongkar Bangunan Tak Berizin
- Direktur TPA Batam Ditetapkan Tersangka Bansos
Older news items:
- 4 Bulan Gaji Tak Dibayar, Buruh PT Agam Patra Batam Mogok
- Menyetir Sambil Menelepon, Denda Rp750 Ribu
- Cegah Flu Burung, Ribuan Ayam di Batam Dimusnahkan
- Penambangan Pasir Darat di Batam Kembali Marak
- Siswa SMAN 14 Sebar Brosur Keprihatinan
- Mencuri untuk Beli Rokok
- Gerindra Kepri Goro di Aviari
- 77 Persen Warga Batam Sudah Minum Obat Kaki Gajah
- PMII Kembali Menggelar Aksi Demo
- Omset Penjualan Ayam di Batam Berkurang
