Jumat03012013

Last update12:00:00 AM

Back Batam PKL di Batam Jangan Sampai Menutup Jalan

PKL di Batam Jangan Sampai Menutup Jalan

BATAM CENTRE (HK) - Pemko Batam akan menata ulang para pedagang kaki lima (PKL) Batam. Langkah tersebut dilakukan karena keberadaan PKL banyak yang sudah menutup akses jalan umum.
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Pasar, Koperasi dan UKM Kota Batam Pebrialin mengatakan, mengacu pada perpres nomor 125 tahun 2012 tentang penataan dan pemberdayaan PKL, maka keberadaan PKL harus ditata. Maka dengan itu, untuk beberapa hal didalamya dalam penataan tersebut, tidak boleh ada pedagang yang berjualan di pinggir jalan.

" Saat ini kita melakukan pendataan. Memang saat ini kita lemah dengan data, kita tak miliki data valid berapa jumlah PKL kita. Kita tak bisa menafikan, meski informal, tapi memberikan sumbangsih yang sangat besar. Makanya akan kita tata, jangan sampai ada yang berjualan ditengah jalan," kata Febrialin, kemarin.

Dijelaskannya, jika para PKL berjualan ditengah jalan maka pengguna jalan yang terganggu. Karenanya akan dicarikan solusi bagaimana kedepannya supaya semua sama-sama senang dengan mengambil satu tempat. Ia mencontohkan PKL dikawasan Tos 3000. Pebrialin mengakui disana, sudah bukan pinggir jalan yang digunakan tapi badan jalan. Makanya, sudah dihimbau untuk tidak melakukan itu. Pihaknya juga sudah membatasi jam berjualan yang hanya sampai pukul 09.00 Wib.

Mengenai penertiban yang dilakukan Satuan Polisi Pamong Praja kemarin, Pebrialin mengatakan hal itu sudah diperingatkan. Memang sulit, karena disana ramai. Tapi pihaknya coba sampaikan untuk tidak memakai badan jalan di atas jam yang sudah ditentukan.

"Banyak yang tergantung dengan PKl. Kedepan, akan tetap didata. Kita carikan lokasi, mengenai penempatan ekonomi atau area yang tidak dilalui orang. Dan akses orang tidak terganggu berlalu lintas. Untuk di Tos 3000, Kita akan kumpulkan perwakilan pedagang, PJ untuk membicarakan ini," jelasnya.

Saat ini kata Peberialin, Tim sudah ada untuk mendata semua PKL. Semua instansi dilibatkan termasuk BP Batam. Pebrialin pun berharap para pedagang untuk mau mengikuti aturan main. Kalau sudah buka tengah malam, jangan sampai mengganggu akses jalan.

"Pelaksanaan dengan cara bertahap, dengan selalu berkoordinasi. Nanti Tim akan merumuskan dan meyampaikan atau rekomendasikan kekita titik mana yang akan diberikan atau dijadikan tempat para PKL," katanya.

Namun yang jelas saat ini, sudah ada enam lokasi PKL yang diatur pemerintah, seperti depan Mymart, Pelita, Pujabahari, Blok L jodoh, samping Dana Graha. Termasuk, yang dibagun pihak ketiga dikawasan Jodoh boleverd. (mnb)

Share

Newer news items:
Older news items: