Hal itu dikemukakan Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Batam Yusfa Hendri, kemarin. Ia mengatakan wisman Singapura tidak perlu khawatir. Sebab, meski wabah tersebut sudah ada di Batam tepatnya di Kelurahan Air Raja, namun sampai saat ini wabah itu belum menyerang manusia.
" Wisatawan Singapura tak perlu khawatir. Ini sifatnya lokal, hanya tempat tertentu saja (Air Raja). Dan tidak menyebar kemana-mana, apalagi sampai menyerang manusia," kata Yusfa, kemarin.
Dikatakan dia, pemerintah sudah mengambil langkah cepat untuk mengantisipasi menyebarnya penyakit mematikan itu. Pemko Batam telah melokalisir dan melakukan pemusnahan terhadap ayam-ayam yang terindikasi terkena virus flu burung. Jadi, tidak ada masalah dengan pariwisata.
Meski belum mendapatkan angka pasti, tapi Yusfa yakin jumlah kunjungan wisata ke Batam tidak mengalami perubahan. "Tentu saja kita tidak menginginkan ada penurunan. Tapi bisa kita melihat dampaknya, wisatawan Februari belum tau jumlahnya. Tapi semua terkendali dan masih normal-normal saja," jelas Yusfa.
Katanya, memang sempat ada travel agent yang bekerja sama dengan travel di Singapura yang menerima pesan melalui surat elektronik (e-Mail) mengenai pemberantasan flu burung. Ini perlu dijelaskan, sampai saat ini belum ada urgensi akibat wabah tersebut dan tidak ada alasan travel agent membatalkan keberangkatan para turis ke Batam. (mnb)
Share
Newer news items:
- Puluhan Motor Kena Razia di Batam
- Komisi IV DPRD Batam Kecewa Disdik
- Polisi Tangkap Satpam Pengedar Sabu di Batam
- Wawako Batam Tangkap Pelansir Solar
- 4 Warga Myanmar Ditangkap di Batam
- Pemko Batam Minta Dihibahkan TPA Punggur
- Buruh PT Utama Indah Group, Batam Mogok
- Anggota DPRD Batam Dituntut Bayar Sukses Fee Rp1,6 M
- BP Batam Ancam Bongkar Bangunan Tak Berizin
- Direktur TPA Batam Ditetapkan Tersangka Bansos
Older news items:
- 4 Bulan Gaji Tak Dibayar, Buruh PT Agam Patra Batam Mogok
- Menyetir Sambil Menelepon, Denda Rp750 Ribu
- Cegah Flu Burung, Ribuan Ayam di Batam Dimusnahkan
- Penambangan Pasir Darat di Batam Kembali Marak
- Siswa SMAN 14 Sebar Brosur Keprihatinan
- Mencuri untuk Beli Rokok
- Gerindra Kepri Goro di Aviari
- 77 Persen Warga Batam Sudah Minum Obat Kaki Gajah
- PMII Kembali Menggelar Aksi Demo
- Omset Penjualan Ayam di Batam Berkurang
